2016/12/06

Bagaimana Prosedur dan Cara Berobat dengan BPJS Kesehatan

Dengan menjadi anggota BPJS Kesehatan memang akan banyak menguntungkan Anda. Namanya juga BPJS Kesehatan, maka perlindungan yang Anda dapatkan adalah hal terkait kesehatan. Menariknya, saat Anda mengklaim BPJS Kesehatan untuk melakukan pengobatan, Anda bisa mendapatkan pengobatan secara cuma-cuma alias gratis karena pengobatan Anda akan ditanggung oleh pihak BPJS. Memang beberapa jenis pengobatan dan perawatan masih membutuhkan biaya tambahan dari penggunanya. Hal ini tergantung kesesuaian jenis pengobatan dan perawatan yang dipilih mereka saat berobat dan kategori BPJS Kesehatan yang dipilih saat mendaftar. Meski demikian, mengingat biaya berobat yang semakin lama semakin tinggi setiap tahunnya, maka menjadi anggota BPJS Kesehatan akan memberikan banyak keuntungan bagi Anda.

Jika Anda memang sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan, seharusnya Anda sudah mengerti dan memahami prosedur atau cara mendapatkan pengobatan gratis dari BPJS Kesehatan ini. Untuk Anda yang masih belum memahaminya, maka ada baiknya Anda perlu menyimak pembahasan di bawah ini. Dalam proses klaim ini seorang anggota BPJS Kesehatan memang harus melalui beberapa tahapan. Kenapa demikian? Karena jika Anda ingin berobat dengan kartu BPJS dan tiba-tiba datang kerumah sakit tanpa mengikuti prosedur yang telah ditentukan, maka Anda sangat mungkin mengalami penolakan. Maka dari itu Anda memang harus melalui beberapa tahapan dan cara menggunakan BPJS untuk berobat.

Baca juga: Prosedur dan Cara Berobat dengan BPJS Kesehatan

Prosedur Klaim BPJS Kesehatan


Langkah Mendapatkan Klaim BPJS
Agar biaya pengobatan bisa sepenuhnya ditanggung pihak PBJS maka Anda harus memenuhi aturan atau prosedur sebagai berikut.
  1. Mendatangi Puskesmas Setempat
    Ketika seseorang yang terdaftar pada BPJS Kesehatan mengalami sakit dan ingin mengklaim haknya, Anda memang tak bisa langsung datang ke rumah sakit. Namun hal pertama yang harus dilakukan adalah berobat ke FASKES (Fasilitas Kesehatan) 1 terlebih dahulu. FASKES yang dimaksud dalam hal ini adalah Puskesmas, klinik atau Dokter Keluarga. Namun jika Anda sakit dalam keadaan darurat dan butuh penanganan cepat dan peralatan yang lebih lengkap, maka bisa saja Anda langsung ke Rumah Sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Pasien dikatakan darurat sendiri jika ia dalam kondisi sakit yang bisa menyebabkan kematian maupun cacat. Tapi jika sakit yang tidak bersifat darurat, maka Anda harus merujuk dulu ke FASKES 1 dalam hal ini yaitu Puskesmas atau dokter keluarga. Karena Anda seorang karyawan maka sebelum ke rumah sakit alangkah lebih baiknya Anda meminta surat izin berobat terlebih dahulu dari perusahaan. Kemudian setelah mendapat surat izin, maka Anda akan leluasa untuk berobat Puskesmas, klinik atau dokter keluarga.
  2. Pemeriksaan di Puskesmas
    Di Puskesmas, klinik atau dokter keluarga (FAKES 1), peserta BPJS Kesehatan yang sakit akan diperiksa dan diobati. Di sinilah Anda akan diputuskan apakah akan dirujuk ke rumah sakit karena kesanggupan Puskesmas atau tidak. Jika memang pihak Puskesmas tidak sanggup menangani, maka pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit yang menjadi partner BPJS Kesehatan. Saat Anda akan ke rumah sakit maka Anda harus membawa kartu atau surat rujukan dari FASKES 1. Karena tanpa adanya kartu rujukan itu, klaim Anda akan ditolak dan pihak BPJS Kesehatan tidak akan menanggung biaya pengobatan. Maka dari itu membawa surat rujukan memang merupakan hal yang hukumnya wajib jika Anda ingin mendapatkan pengobatan cuma-Cuma atau gratis.
  3. Ke Rumah Sakit Rujukan
    Setelah Anda siap dengan kelengkapan yang dipersayaratkan, maka Anda bisa langsung berangkat menuju rumah sakit yang telah ditetapkan. Ingat saat datang jangan terlambat, karena jika Anda datang terlambat maka Anda bisa tidak dilayani hari itu dan Anda harus menunggu besok harinya.

Kelengkapan yang dipersyaratkan kepada pasien yang tergolong bukan pasien darurat saat berobat ke rumah sakit sendiri yaitu:
  • Kartu BPJS Asli beserta foto copynya
  • Foto copy KTP yang masih berlaku
  • Foto Copy KK (Kartu Keluarga)
  • Foto Copy Surat Rujukan dari FASKES 1

Terkait dengan Penanganan Pasien BPJS Kategori Darurat dan Tidak



Rumah sakit di era modern sekarang ini memang dituntut profesional dan selektif, terutama dalam hal pengelolaan Instalasi Gawat Darurat (IGD). Ruang dan pelayanan dalam IGD yang terbatas ini memang kemudian dilarang untuk digunakan oleh pihak-pihak yang tidak memerlukan pelayanan di IGD. Hal ini disebabkan dan dikhawatirkan saat nanti ada pasien yang benar-benar memerlukan bantuan di IGD, mereka tak bisa ditolong secepatnya. Oleh karena itu umumnya, rumah sakit memang berhak menolak pasien yang tidak masuk kriteria gawat darurat. Dan ternayata BPJS Kesehatan juga mengusung prinsip yang sama yaitu membatasi pesertanya untuk tidak dapat menggunakan layanan IGD rumah sakit jika keluhan sakit mereka memang tidak termasuk dan terkategori darurat.

Pengecualian Biaya BPJS Kesehatan


Beberapa Jenis Obat Tidak Ditanggung BPJS
Apabila Anda telah menjalankan semua prosedur yang ada dan memenuhi persyaratan yang diajukan, maka Anda akan bisa mendapatkan pengobatan secara cuma-cuma alias gratis di rumah sakit. Semua biaya di rumah sakit ini sendiri akan ditanggung oleh BPJS termasuk obat-obatan. Namun ada pengecualian terkait biaya di BPJS Kesehatan ini. Pengecualian ini sendiri akan berdampak pada beban biaya tambahan yang harus dikeluarkan pasien BPJS.

Pengecualian pada BPJS sendiri bisa berupa kejadian:
  • Munculnya obat dari rumah sakit yang tidak tercover atau tidak masuk daftar obat yang ditanggung BPJS.
  • Beban biaya kelas perawatan. Hal ini dikarenakan kelas perawatan maksimal yang diberikan oleh BPJS Kesehatan adalah Kelas 1.
Jadi bila pasien atau peserta jaminan kesehatan ingin dirawat di kelas perawatan yang lebih tinggi, misalnya VIP atau VVIP, maka ada selisih biaya yang harus ditanggung dan hal itu menjadi beban dan kewajiban peserta BPJS.

Pengecualian dalam BPJS sendiri dapat dimaklumi mengingat tarif premi yang bisa dikatakan murah dengan kisaran Rp20 ribuan sampai Rp60 ribuan saja. Maka bila Anda merasa masih belum puas dengan yang ditawarkan BPJS, Anda nasabah Asuransi BPJS masih dapat mengambil produk dari jenis asuransi swasta yang diinginkan, bergantung pada tujuan, untuk perlindungan kesehatan atau investasi pada perusahaan asuransi lain.

Klaim Pengobatan Gratis Anda


Demikianlah informasi tentang cara dan prosedur menggunakan BPJS untuk berobat bagi Anda yang telah menjadi peserta atau anggota BPJS Kesehatan. Maka bagi Anda yang akan melakukan klaim BPJS Anda alangkah baiknya Anda membaca, memahami serta melaksanakan semua dari yang telah dijelaskan diatas. Jangan sampai Anda susah-susah pergi ke rumah sakit, ternyata klaim BPJS Anda malah tidak dilayani.
Lanjutkan

2016/12/05

Apa Saja Jenis Operasi Ditanggung BPJS Kesehatan?

Penggunaan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah cukup tinggi belakangan ini. Hal ini bisa dilihat dari semakin banyaknya pasien di rumah sakit yang berobat dengan menggunakan layanan tersebut. Secara garis besar, layanan BPJS memang sangat membantu masyarakat luas agar bisa mengakses layanan kesehatan. Namun, dalam praktiknya, berbagai kendala juga sering terjadi terkait dengan penggunaan layanan kesehatan ini. Yang termasuk di antaranya ialah berbagai prosedur yang sebenarnya wajib untuk diikuti para peserta BPJS Kesehatan.

Berbagai kebijakan dan aturan yang diterapkan dalam layanan BPJS Kesehatan tentu sudah melalui banyak pertimbangan dan perhitungan yang tepat sebelumnya. Berbagai prosedur yang dijalankan dapat berlangsung dengan tepat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Namun, berbagai masalah terkait dengan prosedur inilah yang justru menjadi hal yang menyulitkan dan menjadi kendala bagi para penggunanya.

Pengguna BPJS Kesehatan tidak seluruhnya memahami secara detail berbagai kebijakan dan aturan yang berlaku di dalamnya. Hal ini terutama jika terkait dengan berbagai biaya dan cakupan penanganan medis yang akan ditanggung BPJS Kesehatan. Jika ternyata terjadi kesalahpahaman atas hal tersebut, bisa dipastikan peserta yang menggunakan layanan BPJS Kesehatan untuk berobat mengalami masalah terkait sejumlah biaya yang wajib dilunasi.

Operasi yang Ditanggung BPJS Kesehatan


Layanan BPJS Kesehatan
Hal yang paling sering menjadi permasalahan terkait dengan penggunaan layanan BPJS kesehatan adalah berbagai jenis operasi yang dijalani para peserta. Ini tentu menjadi poin yang wajib untuk selalu dicermati dan dipahami dengan baik. Mengingat sejumlah biaya yang akan dikeluarkan untuk berbagai tindakan operasi tersebut terbilang cukup besar. Akan sangat merepotkan jika seorang peserta BPJS menjalani prosedur operasi tanpa persiapan sejumlah biaya yang memadai dan hanya mengandalkan BPJS Kesehatan. Sementara di luar perkiraannya ternyata prosedur operasi tersebut tidak masuk ke dalam cakupan layanan BPJS Kesehatan.

Dalam kasus tersebut, bisa dipastikan pasien akan mengalami kesulitan akibat sejumlah biaya operasi yang dibebankan padanya. Apalagi jika operasi tersebut membutuhkan sejumlah penanganan yang rumit dengan biaya yang sangat besar. Hal-hal seperti ini tentu patut dipertimbangkan agar nantinya mengetahui dan memahami segala bentuk penanganan dan prosedur operasi apa saja yang akan ditanggung BPJS Kesehatan.
Pada dasarnya, semua biaya operasi akan ditanggung BPJS Kesehatan. Hal ini sesuai dengan pedoman pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yaitu Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No. 28 Tahun 2014. Dengan mengacu pada aturan tersebut, bisa dikatakan bahwa semua operasi yang bersifat sebagai tindakan pengobatan akan ditanggung BPJS Kesehatan. Berikut ini adalah jenis operasi yang ditanggung BPJS Kesehatan.
  1. Operasi Jantung.
  2. Operasi Caesar.
  3. Operasi Kista.
  4. Operasi Miom.
  5. Operasi Tumor.
  6. Operasi Odontektomi.
  7. Operasi Bedah Mulut.
  8. Operasi Usus Buntu.
  9. Operasi Batu Empedu.
  10. Operasi Mata.
  11. Operasi Bedah Vaskuler.
  12. Operasi Amandel.
  13. Operasi Katarak.
  14. Operasi Hernia.
  15. Operasi Kanker.
  16. Operasi Kelenjar Getah Bening.
  17. Operasi Pencabutan Pen.
  18. Operasi Penggantian Sendi Lutut.
  19. Operasi Timektomi.

Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan


Di luar berbagai jenis operasi yang disebutkan tadi, tentu terdapat sejumlah operasi lainnya yang tidak mendapatkan pertanggungan dari pihak penyelenggara BPJS Kesehatan. Hal ini biasanya terkait dengan pertimbangan berbagai kebijakan yang telah ditetapkan sejak awal. Adapun berbagai tindakan operasi yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan tersebut, di antaranya:
  • Operasi yang terjadi akibat terjadinya kecelakaan.
    Jenis operasi ini akan ditanggung pihak Jasa Raharja selaku petugas yang berwenang.
  • Operasi yang bersifat estetika atau kosmetik.
    Tindakan operasi ini biasanya karena adanya bekas luka (keloid) dan yang lainnya yang sifatnya tidak membahayakan atau mengganggu kesehatan. Namun, jika ternyata keloid tersebut mengganggu kesehatan pasien, operasi tersebut akan ditanggung pihak BPJS Kesehatan.
  • Operasi akibat tindakan yang melukai diri sendiri.
    Jenis operasi ini biasanya terjadi akibat adanya tindakan keteledoran atau ketidakhati-hatian yang mengakibatkan luka, misalnya terkena petasan dan yang lainnya.
  • Operasi yang dilakukan di luar negeri.
    Sudah tentu tidak ditanggung sebab berada di luar jangkauan BPJS Kesehatan.
  • Operasi yang tidak sesuai atau menyalahi prosedur yang semestinya.
    Untuk ini, ada hubungannya dengan tidak diurusnya Surat Eligibilitas Peserta (SEP) dalam waktu 3 x 24 jam sejak dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Cara Mudah Cek Tagihan dan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

Besaran Biaya Operasi yang Akan Ditanggung BPJS Kesehatan


Berbicara mengenai berbagai tindakan operasi maka sangat tepat jika kita membahas terkait besaran biaya operasi yang akan ditanggung BPJS Kesehatan. Sebab ini sangat penting untuk diketahui sejak awal. Pada dasarnya, jika semua prosedur yang diwajibkan pihak BPJS Kesehatan telah dilakukan pasien sesuai dengan aturan yang berlaku, semua biaya tersebut akan ditanggung pihak BPJS. Tarif yang dikenakan pihak BPJS akan dihitung sesuai dengan sistem Indonesia Case Base Groups (INA-CBGs) yang dibedakan berdasarkan:
  1. Kualifikasi rumah sakit (rujukan nasional, kelas A-D).
  2. Kelas perawatan (BPJS kelas 1-3).
  3. Regional rumah sakit (regional 1-5).
  4. Tingkat keparahan (berat-sedang-ringan).

Tahap yang Dilalui untuk Menjalani Operasi dengan Menggunakan BPJS


Operasi Rumah Sakit via rscikini.com
Prosedur dan berbagai tahap yang dilalui untuk mendaftar hingga melakukan proses operasi di rumah sakit tentu menjadi hal yang wajib untuk selalu dipahami dengan baik. Jika salah atau tidak mengikuti semua prosedur yang berlaku, bisa saja klaim yang diajukan pasien kepada BPJS akan ditolak. Karena itu, selalu pastikan untuk mengikuti aturan dan prosedur yang berlaku.

Hal pertama yang dilakukan adalah berobat pada faskes yang telah ditetapkan dan disetujui peserta BPJS. Dalam hal ini, yang bertindak adalah Puskesmas atau klinik. Jika dalam pemeriksaan tersebut diketahui bahwa pasien membutuhkan tindakan operasi, dokter akan memberikan surat rujukan ke rumah sakit. Setelah melalui prosedur tersebut, dokter spesialis di rumah sakit akan memeriksa pasien dan mengatur jadwal operasinya. Namun, bagi pasien yang datang ke rumah sakit dalam kondisi gawat darurat dan telah berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD), dokter dapat melakukan operasi langsung tanpa membuat sebuah jadwal terlebih dahulu.

Untuk kebutuhan operasi ini, pasien harus memenuhi tiga syarat, yakni:
  1. Kartu BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS).
  2. Surat rujukan dari Puskesmas.
  3. Kartu pasien yang didapatkan dari rumah sakit setelah pasien melakukan pendaftaran.
  4. Perawatan Pascaoperasi
Setelah tindakan operasi, pasien tentu masih akan menjalani serangkaian perawatan lanjutan, baik yang bersifat rawat inap maupun kontrol rutin/rawat jalan. Dalam hal ini, BPJS Kesehatan akan menanggung biaya yang dibutuhkan. Tentunya dengan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan pihak BPJS di dalam peraturan yang berlaku.

Selain itu, bagi pasien peserta BPJS yang melakukan operasi tanpa menggunakan layanan BPJS, tetap bisa melakukan kontrol pascaoperasi dengan menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan. Hal ini biasanya terjadi pada pasien peserta BPJS yang melakukan tindakan operasi yang tidak termasuk ke dalam cakupan jenis operasi yang ditanggung BPJS Kesehatan. Proses kontrol pasca operasi tersebut dapat dilakukan dengan mengikuti aturan/prosedur pendaftaran sebagaimana umumnya. Tentu dengan menggunakan syarat yang telah ditentukan pihak BPJS Kesehatan.

Hal ini tentu akan sangat membantu para pasien peserta BPJS Kesehatan meskipun secara keseluruhan biaya operasinya akan ditanggung sendiri oleh mereka. Namun, setidaknya pasien tidak perlu mengeluarkan sejumlah biaya lainnya selama masih dalam tahap penyembuhan pascaoperasi tersebut dilakukan.

Pahami Sejak Awal agar Tidak Salah Mengartikan


Penggunaan layanan BPJS Kesehatan dalam berbagai kebutuhan kesehatan tentu akan sangat membantu masyarakat luas. Namun, berbagai kendala sering kali terjadi di dalam penggunaannya, terutama akibat kurangnya pemahaman atas syarat dan juga prosedur yang harus diikuti ketika berobat. Hal inilah yang patut diketahui sejak awal oleh para peserta BPJS Kesehatan agar proses berobat yang dilakukan dapat berjalan dengan mudah dan lancar. Bahkan, termasuk berbagai tindakan operasi yang mungkin saja dibutuhkan sewaktu-waktu
Lanjutkan

2016/12/04

Biografi Dewi Sartika, Perintis Pendidikan Wanita Indonesia

Dewi Sartika lahir di Bandung, 4 Desember 1884, dan meninggal di Tasikmalaya, 11 September 1947 pada umur 62 tahun. Beliau adalah tokoh perintis pendidikan untuk kaum perempuan, diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966. Ayahnya, Raden Somanagara adalah seorang pejuang kemerdekaan. Terakhir, sang ayah dihukum buang ke Pulau Ternate oleh Pemerintah Hindia Belanda hingga meninggal dunia di sana. Dewi Sartika dilahirkan dari keluarga priyayi Sunda , Nyi Raden Rajapermas dan Raden Somanagara. Meski melanggar adat saat itu, orang tuanya bersikukuh menyekolahkan Dewi Sartika, ke sekolah Belanda pula.

Sepeninggal ayahnya, Dewi Sartika dirawat oleh pamannya (kakak ibunya) yang berkedudukan sebagai patih di Cicalengka. Dari pamannya, beliau mendapatkan didikan mengenai kesundaan, sedangkan wawasan kebudayaan Barat diperolehnya dari berkat didikan seorang nyonya Asisten Residen bangsa Belanda. Sejak kecil, Dewi Sartika sudah menunjukkan bakat pendidik dan kegigihan untuk meraih kemajuan. Sambil bermain di belakang gedung kepatihan, beliau sering memperagakan praktik di sekolah, mengajari baca-tulis, dan bahasa Belanda, kepada anak-anak pembantu di kepatihan. Papan bilik kandang kereta, arang, dan pecahan genting dijadikannya alat bantu belajar.



Raden Dewi Sartika yang mengikuti pendidikan Seko lah Dasar di Cicalengka, sejak kecil memang sudah menunjukkan minatnya di bidang pendidikan. Dikatakan demikian karena sejak anak-anak ia sudah senang memerankan perilaku seorang guru. Sebagai contoh, sebagaimana layaknya anak-anak, biasanya sepulang sekolah, Dewi kecil selalu bermain sekolah-sekolahan dengan teman-teman anak perempuan sebayanya, ketika itu ia sangat senang berperan sebagai guru. Waktu itu Dewi Sartika baru berumur sekitar sepuluh tahun, ketika Cicalengka digemparkan oleh kemampuan baca-tulis dan beberapa patah kata dalam bahasa Belanda yang ditunjukkan oleh anak-anak pembantu kepatihan. Gempar, karena di waktu itu belum banyak anak-anak (apalagi anak rakyat jelata) memiliki kemampuan seperti itu, dan diajarkan oleh seorang anak perempuan.

Dewi Sartika dan murid-muridnya
Berpikir agar anak-anak perempuan di sekitarnya bisa memperoleh kesempatan menuntut ilmu pengetahuan, maka ia berjuang mendirikan sekolah di Bandung, Jawa Barat. Ketika itu, ia sudah tinggal di Bandung. Perjuangannya tidak sia-sia, dengan bantuan R.A.A.Martanegara, kakeknya, dan Den Hamer yang menjabat Inspektur Kantor Pengajaran ketika itu, maka pada tahun 1904 dia berhasil mendirikan sebuah sekolah yang dinamainya “Sekolah Isteri”. Sekolah tersebut hanya dua kelas sehingga tidak cukup untuk menampung semua aktivitas sekolah. Maka untuk ruangan belajar, ia harus meminjam sebagian ruangan Kepatihan Bandung. Awalnya, muridnya hanya dua puluh orang. Murid-murid yang hanya wanita itu diajar berhitung, membaca, menulis, menjahit, merenda, menyulam dan pelajaran agama.

Sekolah Istri tersebut terus mendapat perhatian positif dari masyarakat. Murid- murid bertambah banyak, bahkan ruangan Kepatihan Bandung yang dipinjam sebelumnya juga tidak cukup lagi menampung murid-murid. Untuk mengatasinya, Sekolah Isteri pun kemudian dipindahkan ke tempat yang lebih luas. Seiring perjalanan waktu, enam tahun sejak didirikan, pada tahun 1910, nama Sekolah Istri sedikit diperbarui menjadi Sekolah Keutamaan Isteri. Perubahan bukan cuma pada nama saja, tapi mata pelajaran juga bertambah.

Murid Sakola Kautamaan Istri
Ia berusaha keras mendidik anak-anak gadis agar kelak bisa menjadi ibu rumah tangga yang baik, bisa berdiri sendiri, luwes, dan terampil. Maka untuk itu, pelajaran yang berhubungan dengan pembinaan rumah tangga banyak diberikannya. Untuk menutupi biaya operasional sekolah, ia membanting tulang mencari dana. Semua jerih payahnya itu tidak dirasakannya jadi beban, tapi berganti menjadi kepuasan batin karena telah berhasil mendidik kaumnya. Salah satu yang menambah semangatnya adalah dorongan dari berbagai pihak terutama dari Raden Kanduruan Agah Suriawinata, suaminya, yang telah banyak membantunya mewujudkan perjuangannya, baik tenaga maupun pemikiran.

Pada tahun-tahun berikutnya di beberapa wilayah Pasundan bermunculan beberapa Sakola Istri, terutama yang dikelola oleh perempuan-perempuan Sunda yang memiliki cita-cita yang sama dengan Dewi Sartika. Pada tahun 1912 sudah berdiri sembilan Sakola Istri di kota-kota kabupaten (setengah dari seluruh kota kabupaten se-Pasundan). Memasuki usia ke-sepuluh, tahun 1914, nama sekolahnya diganti menjadi Sakola Kautamaan Istri (Sekolah Keutamaan Perempuan). Kota-kota kabupaten wilayah Pasundan yang belum memiliki Sakola Kautamaan Istri tinggal tiga/empat, semangat ini menyeberang ke Bukittinggi, di mana Sakola Kautamaan Istri didirikan oleh Encik Rama Saleh.

Kediaman Dewi Sartika
Seluruh wilayah Pasundan lengkap memiliki Sakola Kautamaan Istri di tiap kota kabupatennya pada tahun 1920, ditambah beberapa yang berdiri di kota kewedanaan. Bulan September 1929, Dewi Sartika mengadakan peringatan pendirian sekolahnya yang telah berumur 25 tahun, yang kemudian berganti nama menjadi "Sakola Raden Déwi". Atas jasanya dalam bidang ini, Dewi Sartika dianugerahi bintang jasa oleh pemerintah Hindia-Belanda.

Tahun 1906, Dewi Sartika menikah dengan Raden Kanduruan Agah Suriawinata, seseorang yang memiliki visi dan cita-cita yang sama, guru di Sekolah Karang Pamulang, yang pada waktu itu merupakan Sekolah Latihan Guru. Dewi Sartika meninggal 11 September 1947 di Tasikmalaya, dan dimakamkan dengan suatu upacara pemakaman sederhana di pemakaman Cigagadon-Desa Rahayu Kecamatan Cineam. Tiga tahun kemudian dimakamkan kembali di kompleks Pemakaman Bupati Bandung di Jalan Karang Anyar, Bandung.

Jangan tanya apa yang telah diberikan negara kepadamu, tapi apa yang telah kamu berikan pada negaramu. Kata bijak tersebut sangat tepat menjadi panduan semua bangsa yang hendak menobatkan seseorang sebagai penerima gelar kehormatan ‘pahlawan’ di negaranya.

Terlepas dari bentuk atau cara perjuangannya, seorang pahlawan pasti telah berbuat sesuatu yang heroik untuk bangsanya sesuai kondisi zamannya. Demikian halnya dengan Raden Dewi Sartika. Jika pahlawan lain melakukan perjuangan untuk bangsanya melalui perang frontal seperti angkat senjata, Dewi Sartika memilih perjuangan melalui pendidikan, yakni dengan mendirikan sekolah. Berbagai tantangan, khususnya di bidang pendanaan operasional sekolah yang didirikannya sering dihadapinya. Namun berkat kegigihan dan ketulusan hatinya untuk membangun masyarakat negerinya, sekolah yang didirikannya sebagai sarana pendidikan kaum wanita bisa berdiri terus, bahkan menjadi panutan di daerah lainnya.

Ulang Tahun ke-132 Dewi Sartika
Google Doodle Today: Dewi Sartika's 132rd Birthday, image copyright: Google Inc.
Lanjutkan

2016/12/03

Cara Disable Aplikasi Google dan Bloatware pada MIUI8 Tanpa Root

Vendor Ponsel pihak ke-tiga seperti Sony, Xiaomi, Samsung dan lainnya diwajibkan oleh Google untuk menambahkan aplikasi-aplikasi Google sebagai aplikasi wajib ada dalam setiap rilis ROM Officiall-nya. Kecuali yang dipasarkan di China karena Google "dilarang lewat" di sana. Tak tanggung tanggung, Aplikasi Google ini harus satu paket lengkap. Dimana sebagian aplikasi ini TIDAK TERPAKAI dan lebih menjengkelkannya lagi adalah update setiap bulan yang ukurannya membuat kuota cepat habis.

Tak seperti vendor lainnya yang aplikasi sistemnya bisa di-disable, OS ROM MIUI 8 Global dalam ponsel buatan Xiaomi, aplikasi yang masuk kategori sistem tidak ada menu untuk disable/non-aktif. Sehingga aplikasi Google pre-installed juga ikut-ikutan tidak bisa dinon-aktifkan. Sehingga banyak juga pengguna yang mengganti MIUI 8 dengan ROM AOSP based semisal CyanogenMod (CM) atau Ressurection Remix (RR) yang bersih dari aplikasi Google. Saking bersihnya, hingga harus menggunakan paket gapps tersendiri yang tentu saja bisa di pilih sesuai keinginan. Ada juga yang melakukan Rooting agar bisa menghapus aplikasi Google dan Bloatware yang termasuk dalam aplikasi sistem.

Baca juga: Download Update MIUI 8 Global Beta 6.12.1

Disable Aplikasi Google dan Bloatware
Lalu bagaimana jika masih suka dengan MIUI 8 namun tidak/belum melakukan rooting? Apakah ada cara agar aplikasi yang tidak dibutuhkan bisa dinonaktifkan? Ada, ikuti langkah-langkah yang diberikan. Namun download terlebih dahulu aplikasi (Activity Launcher) kecil berikut:


ActivityLauncer.zip

Cara Disable Aplikasi Google dan Bloatware

Ekstrak terlebih dahulu file zip tersebut dan install aplikasi tersebut. Jika sudah ikuti lank=gkah langkah berikut ini:

  1. Buka aplikasi Activity launcher dan Klik pada 'Recent activities' dan pilih menu 'All activities'
  2. Cari pilihan 'Settings' dari dropdown menu dan klik jika suda terlihat, arahkan ke menu 'Installed apps' kemudian buka.
  3. Sekarang cari aplikasi yang ingin anda disable. Misalnya: Google Play Movies & TV sebagai contoh.
  4. Setelah App Info muncul, pilih tombol 'Disable' untuk menonaktifkan alikasi Google Play Movies & TV.
  5. Lanjutkan dengan menekan tombol 'Disable app' saat ada peringatan yang muncul.
  6. Lihat, sekarang aplikasi Google yang sebelumnya tidak bisa di-disable sudah dalam keadaan Disabled.

Ulangi langkah diatas untuk men-disable aplikasi lain yang tidak dibutuhkan dan menghabiskan baterai anda. Beberapa aplikasi yang AMAN untuk dinonaktifkan diantaranya:

  1. Browser. Karena Chrome lebih keren.
  2. Drive. Kalau jarang dipakai, kalau suka berbagi file simpan saja.
  3. Google Play Movies & TV . Gak ada gunanya, boro-boro membeli/sewa movie, aplikasi berbayar saja suka download yang cicak-cicak.
  4. Google Play Music. Menurut saya lebih enak pakai Player MIUI sendiri.
  5. Google Text-to-speech Engine [ Jarang/Tidak terpakai kecuali suka membacakan cerita ke anak.
  6. Google (Voice) app. Boleh tidak kalau masih dipakai.
  7. Hangouts. Memangnya masih pakai Hangouts? Enak pakai Whatsapp kan?
  8. Mail. Lebih mantap memakai Gmail, karena sekarang sudah bisa sinkron email Yahoo dan lainnya.
  9. Gmail. Kalau hanya memakai akun Gmail, lebih baik menggunakan Inbox yang lebih ringkas.
  10. Mi Credit. Aplikasi gak jelas
  11. Mi Discover. Aplikasi gak jelas juga.
  12. Mi Wallet. Dijamin tidak dibutuhkan.
  13. Mi Top-up package. Dijamin tidak dibutuhkan di Indonesia.
  14. Photos by Google. Gunakan aplikasi galery default MIUI
  15. TalkBack. Karena mata saya masih sehat.
  16. Chinese Mi Assisstant, Bahasa China. Disable saja, bahasa dewa gak bakalan paham.
Selain aplikasi di atas, masih ada aplikasi yang pre-installed (alias bloatware) dalam OS MIUI dimana anda bisa langsung men-uninsyall-nya jika tidak butuh. Setidaknya, bisa mengurangi pemborosan baterai mengingat aplikasi ini berjalan dibelakang layar saat start-up. Aplikasi bloatware ini antara lain:
  • Facebook
  • Flesky keyboard
  • Google Pinyin Input
  • Google Zhuyin Input
  • KLO Bugreport
  • Skype
  • SwiftKey keyboard
  • Twitter
  • WPS Office
Lanjutkan

2016/12/02

Download Recovery & Fastboot ROM MIUI 8 Global Beta 6.12.1

Download Recovery & Fastboot ROM MIUI 8 Global Beta 6.12.1 officially launched for public. This Weekly update have some new feature and small bug-fix and optimation. This ROM have 94.03% Recommendation Rate based on poll about this week's update. wich is participant are Super Moderators/Moderators/Intern Moderators/MIUI Alpha & Beta Team Members/MIUI Porting Team Members/MIUI Resources Team Members/MIUI News Team Members/MIUI Fan Site Members/ MIUI Designer Team Members/ MIUI Device Team/ MIUI Photography Team Members who get daily update voted and strongly recommended you to flash this update.

Previous: ROM MIUI 8 Global Beta 6.11.24

Recovery & Fastboot ROM MIUI 8 Global Beta 6.12.1

MIUI 8 Global Public Beta Supported Devices

Redmi 1S, Redmi 2, Redmi 2 Prime, Mi 3, Mi 4, Redmi Note 3 Qualcomm, Redmi Note 3 Special Edition, Mi 4i, Redmi Note 2, Redmi Note 3G, Redmi Note 4G, Redmi Note Prime, Mi Max 32GB, Mi 2/2S, Mi 5, Mi 5s, Mi Note, Redmi 3/Prime, Redmi 3S/Prime

MIUI 8 Global Beta ROM 6.12.1 Features and Changelog


What's improved in this weekly update? Here comes MIUI 8 Global Beta ROM 6.12.1 Changelog!

Lockscreen, Status Bar, Notification Bar
- Optimization - Changed icons for USB charging and switching keyboards (12-01)

Fix - The first notification couldn't be removed by a swipe

Have you tried to swipe to delete Lock screen notifications? It's quite handy, isn't it? This week, we've improved it. Please let us know if you have more suggestions about this feature.

Besides the optimization this week, we'd also like to refresh people on how to use the cool Second Space feature to ensure total privacy. Many of you know that Second Space can be used to separate files and apps that you would like to keep private from the rest of your workspace on the phone. But do you know how to keep things completely secret?

When you first use Second Space, you can access it via 3 ways:

1. Via the Notifications Shade
2. Via the Homescreen Icon
3. Via the Lockscreen with password or fingerprint (use different fingerprints or passwords for each space).

While these features make it easy to access Second Space, they also make it easy for other users of your phone to find it. So if you want better privacy, go to "Manage" on the Homescreen of the Second Space, and turn off the settings for "Notification shade shortcut" and "Tap shortcut to switch." Then set up your password for Second Space. From now on, your Second Space will look invisible to users of your First Space, but you'll be able to quickly access it by using your unique Second Space password or fingerprint. Pretty cool, right?

Gallery
- New - "People who look alike" in Gallery (11-29)

MIUI 8 Global Beta ROM 6.12.1 Download Links



Source 1
Source 2
Lanjutkan

2016/12/01

Cara Mudah Cek Tagihan dan Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan layanan kesehatan yang diberikan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Layanan yang secara resmi dikeluarkan Pemerintah beberapa tahun lalu terbilang sangat populer dan cepat menyerap minat masyarakat. Sebab layanan yang diberikan BPJS Kesehatan mengenakan tarif yang lebih terjangkau.

Pemerintah sebagai pihak yang menjamin terselenggaranya program ini benar-benar memerhatikan kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan yang diberikan BPJS Kesehatan. Hal ini tentu dimaksudkan agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang terjangkau dan lebih cepat, termasuk dalam segala macam prosedur dan juga ketentuan dalam mengakses layanan kesehatan tersebut.

Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan


Bayar Iuran BPJS via blogspot.com
Ketika menjadi anggota BPJS Kesehatan, Anda tentu akan diwajibkan untuk membayar sejumlah iuran setiap bulannya. Jumlah ini akan sangat tergantung pada jenis layanan yang digunakan. Sebagaimana kewajiban bulanan lainnya, Anda juga akan membutuhkan kemudahan dalam melakukan pengecekan terhadap tagihan yang akan Anda bayarkan setiap bulannya. Beberapa cara di bawah ini akan membantu Anda dalam pengecekan tagihan pembayaran.

1. Melakukan pengecekan melalui website resmi BPJS

Ini akan menjadi pilihan yang sangat tepat untuk Anda yang aktif menggunakan layanan internet. Anda cukup masuk ke website resmi BPJS, yakni bpjs-kesehatan.go.id dan melakukan pengecekan tagihan pembayaran dengan beberapa langkah di bawah ini:

Pada halaman utama klik menu “Cek Pembayaran Iuran”
Setelah halaman baru muncul pada layar, Anda akan diminta untuk mengisi dua kolom yang terdiri dari Nomor Kartu dan Tanggal Lahir Anda sebagai pemegang kartu BPJS tersebut.
Setelah mengisi kedua kolom tersebut, Anda juga harus mengetikkan Angka Validasi yang tertera di sana. Kemudian klik “Cek”, rincian pembayaran Anda akan muncul pada layar. Rincian ini meliputi pembayaran yang telah dilakukan dan juga tagihan yang belum dibayarkan.



2. Melakukan pengecekan melalui SMS Gateway

Selain melalui sambungan internet, Pemerintah juga memberikan kemudahan bagi peserta BPJS untuk melakukan pengecekan tagihan melalui layanan SMS. Layanan SMS Gateway ini tentu akan memudahkan Anda dan juga para pengguna BPJS lainnya yang tidak/jarang menggunakan layanan internet dalam keseharian mereka. Layanan ini bisa diakses dengan jaringan seluler di nomor 0877 5500 400.

Berbagai informasi mengenai layanan BPJS kesehatan yang Anda gunakan dapat diakses melalui nomor tersebut, termasuk jumlah tagihan bulanan yang harus dibayarkan dan jumlah denda yang dikenakan (jika Anda melakukan penunggakan pada bulan-bulan sebelumnya). Informasi mengenai tagihan Anda tersebut bisa diakses dengan menggunakan salah satu data diri Anda, antara lain Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu BPJS Kesehatan (NOKA), atau Nomor Induk Pegawai yang Anda miliki.

Gunakan salah satu dari nomor data diri tersebut untuk mengetahui jumlah tagihan iuran bulanan BPJS Anda, dengan format:

Misalnya, Anda menggunakan Nomor kartu BPJS.

Tagihan Nomor Kartu BPJS

Contoh: Tagihan 0000123456789

Kirim ke 087775500400

Cara Membayar Iuran BPJS Kesehatan


Kantor BPJS Kesehatan Ketenagakerjaan
Sama halnya dengan sistem yang diterapkan dalam pengecekan tagihan iuran BPJS, Pemerintah juga memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bisa melakukan pembayaran iuran BPJS mereka dengan mudah dan nyaman. Berbagai fasilitas pembayaran dimungkinkan agar masyarakat lebih mudah dan cepat dalam melakukan pembayaran tagihan iuran mereka setiap bulannya. Jika Anda menjadi pengguna layanan BPJS Kesehatan, jangan khawatir mengenai tempat pembayannya. Sebab Anda bisa memilih salah satu dari beberapa tempat pembayaran iuran BPJS di bawah ini.

1. Kantor BPJS Kesehatan

Tempat ini akan sangat tepat bagi Anda yang memang berdomisili atau berkantor di sekitar wilayah kantor BPJS Kesehatan. Anda cukup mendatangi kantor tersebut dan melakukan pembayaran pada loket pembayaran yang tersedia di sana.

2. ATM BRI, BNI, atau Bank Mandiri

Selain di kantor BPJS Kesehatan, Anda juga bisa melakukan pembayaran iuran BPJS melalui ATM BRI, BNI, atau Bank Mandiri. BPJS memiliki kerja sama dengan ketiga ATM tersebut sehingga Anda dengan mudah bisa melakukan pembayaran tagihan iuran BPJS di sana. Ini akan jadi lebih mudah karena Anda tidak perlu antre seperti membayar di loket yang terdapat di kantor BPJS.

3. Kantor Pos

Pihak BPJS juga mempertimbangkan kemudahan bagi pengguna layanan BPJS Kesehatan yang tinggal di daerah. Kerja sama yang dilakukan dengan PT Pos Indonesia tentu akan memudahkan masyarakat yang tinggal di pedesaan untuk bisa mengakses pembayaran BPJS Kesehatan dengan mudah.

4. Indomaret dan Alfamart

Saat ini pembayaran BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan melalui Indomaret dan Alfamart. Kedua minimarket ini sangat mudah ditemukan sehingga Anda tidak akan kesulitan lagi dalam membayar iuran tagihan BPJS Kesehatan setiap bulannya.

5. Loket Pembayaran Multitagihan

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan loket ini. Sebab saat ini loket pembayaran multitagihan sangat mudah ditemukan di sekitar kita. Pada awalnya, loket ini hanya menyediakan layanan pembayaran tagihan listrik dan telepon. Namun, sekarang sebagian besar loket ini telah menyediakan layanan pembayaran bagi iuran BPJS Kesehatan. Tidak semua loket memberikan layanan ini karena itu Anda harus menanyakan terlebih dahulu pada petugas di sana.

Pilih Yang mudah dan Paling Tepat


Penggunaan layanan BPJS Kesehatan telah begitu banyak dilakukan masyarakat luas. Barangkali Anda salah satunya. Terkait dengan berbagai kebutuhan informasi dan juga kemudahan lainnya mengenai BPJS Kesehatan, Pemerintah tentu berusaha untuk memberikan layanan dan juga kemudahan bagi Anda untuk mengakses hal tersebut. Ada banyak pilihan pembayaran yang bisa dilakukan saat ini. Mulai dari bank sampai minimarket. Cermati dahulu, baru kemudian pilih fasilitas dan juga jalur pembayaran yang paling tepat bagi Anda. Dengan begitu, Anda bisa melakukan pembayaran iuran BPJS dengan mudah dan tepat waktu setiap bulannya.
Lanjutkan

2016/11/28

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Online dan Persyaratannya

Sebagai Lembaga Negara yang bergerak dalam bidang asuransi sosial dan juga pelaksana undang-undang jaminan sosial tenaga kerja, BPJS Ketenagakerjaan yang dulu bernama Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja) tentu bisa menjadi pilihan UTA,A untuk memproteksi diri dalam pekerjaan Anda. BPJS Ketenagakerjaan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memang merupakan program publik yang memberikan perlindungan atau proteksi bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraan nya menggunakan mekanisme asuransi sosial. Fokus dari BPJS Ketenagakerjaan sendiri adalah lebih dikhususkan pada para tenaga kerja dan semua pegawai, baik itu pegawai sipil maupun swasta.

Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan yang telah berlaku sejak 1 Juli 2015 kemarin, maka Anda akan memperoleh banyak keuntungan untuk melindungi atau memproteksi diri dari risiko-risiko sosial ekonomi dengan pembiayaan yang terjangkau oleh pengusaha dan tenaga kerja. Risiko sosial ekonomi yang ditanggulangi oleh Program Jamsostek sendiri yaitu perlindungan pada peristiwa kecelakaan, sakit, hamil, bersalin, cacat, hari tua, dan meninggal dunia. Bahkan berdasarkan Undang-undang No.3 tahun 1992, Jamsostek memberikan hak dan membebani kewajiban secara pasti (compulsory) bagi pengusaha dan tenaga kerja tentang Jenis Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).

Lalu bagaimana cara mendaftar BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) ini? Bagi Anda yang tak mau repot-repot datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan, saat ini memag telah ada cara yang mudah untuk mendaftarkan diri yaitu dengan cara atau sistem online. Pendaftaran secara online sendiri memang disengaja diadakan agar proses pendaftaran lebih mudah dan juga lebih cepat dilaksanakan. Lalu bagaimana cara daftar BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia? Berikut ulasannya.

Jenis Program BPJS Ketenagakerjaan

Jenis Program BPJS Ketenagakerjaan via blogspot.com
Sebelum membahas tata cara dan teknik pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan secara online ada baiknya Anda mengetahui dan memahami terlebih dahulu jenis program yang bisa Anda pilih pada BPJS Ketenagakerjaan. Seperti yang dijelaskan diatas bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki empat program jaminan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). Berikut penjelasan masing-masing program tersebut :

1. Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)


Program pertama dari BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Bagi para pekerja, jaminan ini memang penting, karena dengan ikut program ini para pekerja akan mampu meminimalisir hilangnya penghasilan akibat resiko sosial seperti halnya cacat atau kematian. Maka dari itu perlu adanya jaminan kecelakaan kerja yang memang bisa memproteksi Anda. Selain kesadaran individe, jaminan kesehatan dan keselamatan tenaga kerja sebenarnya juga merupakan tanggung jawab pengusaha. Dalam hal ini para pengusaha wajib untuk membayar iuran jaminan kecelakaan kerja para karyawannya yang berkisar antara 0,24% - 1,74% sesuai kelompok jenis usaha.

2. Program Jaminan Hari Tua (JHT)


Jika JKK akan melindungi pekerja dari hilangnya penghasilan akibat resiko sosial, maka JHT ini akan membuat para tenaga kerja terjamin karena adanya keamanan dan kepastian terhadap risiko-risiko sosial ekonomi. Selain itu JHT ini bisa digunakan sebagai sarana penjamin arus penerimaan penghasilan bagi tenaga kerja dan keluarganya akibat dari terjadinya resiko-resiko sosial dengan pembiayaan yang terjangkau oleh pengusaha dan tenaga kerja.

3. Program Jaminan Kematian (JKM)


Lebih jauh lagi BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan jaminan dalam hal meringankan keluarga baik dalam bentuk biaya pemakaman maupun santunan berupa uang. Program ini sebut dengan Program Jaminan Kematian (JKM). Program Jaminan Kematian ini sendiri ditujukan pada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal bukan karena kecelakaan kerja.

4. Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK)


Terakhir, program dari BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK). Pemeliharaan kesehatan memang merupakan hak para pekerja. Dengan mengikuti program ini para tenaga kerja dan keluarga akan terbantu mengatasi masalah kesehatan, mulai dari pencegahan, pelayanan di klinik kesehatan, rumah sakit, kebutuhan alat bantu peningkatan fungsi organ tubuh, dan pengobatan, secara efektif dan efisien. Setiap tenaga kerja yang telah mengikuti program JPK akan mendapatkan KPK (Kartu Pemeliharaan Kesehatan) sebagai bukti diri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Bagi perusahaan sendiri mengikuti JPK akan memperoleh beberapa keuntungan yaitu memiliki tenaga kerja yang sehat dan produktif sehngga mereka dapat membuat perusahaan lebih maju dan meningkat.

Keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan

Anggota dari BPJS Ketenagakerjaan via bpjsketenagakerjaan.go.id
Setelah mengetahui beberapa program dari BPJS Ketenagakerjaan, hal berikutnya yang perlu Anda ketahui dan pahami sebelum mendaftar BPJS Ketenagakerjaan secara online adalah keanggotaannya. Pada BPJS Ketenagakerjaan sendiri ada dua jenis keanggotaan yaitu :

1. Peserta Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja


Beranggotakan pekerja sektor formal non-mandiri seperti PNS, TNI/POLRI, Pensiunan PNS/TNI/POLRI, BUMN, BUMD, Swasta, Yayasan, Joint Venture, Veteran, dan Perintis Kemerdekaan.
Pendaftaran dilakukan oleh pemberi Kerja/instansi/perusahaan dimana mereka mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.

2. Peserta Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja


Beranggotakan pekerja sektor informal maupun pekerja mandiri.
Pendaftaran dilakukan oleh pekerja yang telah membentuk wadah/organisasi di mana terdiri dari minimal 10 orang dan mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Kartu Indonesia Sehat: Pengertian dan Manfaat yang Diberikan

Syarat Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan

Ada Syarat BPJS Ketenagakerjaan yang Mesti Dipenuhi via detik.com
Nah, setelah mengetahui dan memahami dua jenis keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut maka kita bisa melangkah ke tahap selanjutnya yaitu pembahasan tentang tata cara pendaftaran BPJS ketenagakerjaan secara online. Untuk mendaftar BPJS Ketenagakerjaan secara online Anda harus bisa memenuhi persayaratan yang diajukan yaitu :

1. Syarat-Syarat Peserta BPJS Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja


(a). Fotokopi dan aslinya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)

(b). Fotokopi dan aslinya NPWP Perusahaan

(c). Fotokopi dan aslinya Akta Perdagangan Perusahaan

(d). Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk) masing-masing karyawan,

(e). Fotokopi KK (Kartu Keluarga) karyawan/pekerja yang akan di daftar,

(f). Pas Foto berwarna Karyawan/pekerja ukuran 2×3 1 Lembar.

2. Syarat-Syarat Peserta BPJS Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja


(a). Surat izin usaha dari RT/RW/Kelurahan setempat

(b). Fotokopi KTP Pekerja

(c). Fotokopi KK masing-masing Pekerja

(d). Pas Foto berwarna masing-masing Pekerja ukuran



Cara Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan Secara Online


Formulir Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan
Untuk melakukan pendaftaran secara online caranya cukup mudah karena memang pendaftaran Ketenagakerjaan dan Kesehatan secara garis besar tidak berbeda jauh. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

Buka situs resmi BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) disini http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/
Perhatikan pada kolom disebelah kanan atas “Mau jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan? Daftarkan perusahaan anda di sini”
Masukan email perusahaan atau perwakilan wadah kelompok Anda untuk mendaftar.
Selanjutnya tunggulah email balasan pemberitahuannya.
Kemudian tinggal membawa persyaratan yang telah disiapkan ke kantor BPJS Ketenagakerjaan di kota Anda.
Tidak Sulit Kan Pengurusannya?

Itulah Penjelasan cara daftar BPJS Ketenagakerjaan yang berlaku saat ini. Sebenarnya, masih banyak orang yang merasa skeptis mengenai, apakah BPJS Ketenagakerjaan ini akan memberikan layanan perlindungan yang prima dibandingkan dengan produk asuransi lain yang banyak ditawarkan oleh perusahaan swasta. Jawaban dari hal tersebut adalah, tidak perlu ragu, sebab produk ini sudah terbukti selama puluhan tahun melindungi para pekerja di Indonesia (sejak masih bernama Jamsostek). Selain itu, perusahaan juga memiliki kewajiban untuk mendaftarkan pegawainya di BPJS Ketenagakerjaan yang tertuang dalam Pasal 15 ayat (1) UU BPJS. Kalau tidak mendaftarkan pegawainya, maka perusahaan bisa terkena hukuman. Jadi, yuk daftar sekarang!
Lanjutkan

2016/11/26

10 Universitas Terbaik vs Universitas Favorit di Indonesia 2016

Bagi kamu yang telah menyelesaikan Ujian Nasional (UN) di sekolah menengah, tentu kamu tidak sabar lagi untuk mulai mempersiapkan diri dan mencari berbagai informasi mengenai perkuliahan bukan. Atau jangan-jangan sejak lama kamu memang telah mempersiapkannya dan sudah membuat sebuah pilihan?

Banyaknya pilihan universitas yang bisa dipertimbangkan seringkali malah membuat kita kebingungan dalam menentukan pilihan. Hal ini wajar saja, karena bagaimanapun kamu pasti mengharapkan kampus terbaik untuk tempat kamu menimba ilmu. Untuk itu, kamu akan membutuhkan pertimbangan yang matang dan juga perhitungan yang tepat mengenai berbagai hal terkait dengan perkuliahanmu, karena pemilihan kampus yang tepat akan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi masa depanmu nantinya.

Kedua kata di atas tentu memiliki arti yang berbeda, maka kamu perlu mengetahui dengan jelas mengenai keinginanmu yang sebenarnya. Sebagian orang mungkin menginginkan sebuah universitas terfavorit untuk menjadi tempatnya menuntut ilmu, di mana orang-orang tersebut bisa merasa senang dan menemukan semua yang dia cari terkait dengan perkuliahan.

Namun di sisi lain, sebagian orang lainnya justru lebih memilih untuk kuliah di universitas terbaik, di mana mereka bisa menemukan pendidikan terbaik dengan berbagai fasilitas pendukung yang sangat baik dan juga staf pengajar yang ahli. Barangkali bagi orang-orang seperti ini, kualitas pendidikan adalah segalanya, tidak bisa dibandingkan dengan berbagai faktor lainnya yang hanya bersifat tidak terlalu penting bagi mereka.



Lalu, kamu sendiri akan memilih yang mana, universitas terbaik atau universitas terfavorit? Hal ini bukan sebuah pilihan yang mudah bukan, atau bahkan kamu mungkin akan menginginkan keduanya sekaligus. Simak poin di bawah ini yang bisa kamu jadikan pertimbangan dalam menentukan pilihan.

Kampus Terbaik Indonesia Tahun 2016


Kampus Terbaik Indonesia

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2015 kemarin Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi kembali merilis daftar peringkat kampus terbaik di Indonesia. Berdasarkan data tersebut, ini nama 10 perguruan tinggi terbaik yang ada di Indonesia:
Posisi ITB (score 3,78) dan UGM (3,72) tetap berada di peringkat satu dan dua pada pemeringkatan perguruan tinggi tahun 2016. Posisi ITB dan UGM tersebut tidak mengalami perubahan dari hasil pemeringkatan tahun lalu.

Sedangkan yang memperoleh peringkat ketiga sampai kesepuluh, secara berturut-turut, adalah UI (3,69), IPB (3,54), Universitas Brawijaya (3,24), ITS (3,17), Universitas Airlangga (3,15), Universitas Hasanudin (3,06), Universitas Dipenogoro (3,04) dan Universitas Padjadjaran (2,97). Berikut daftar peringkatnya:

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)
2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
3. Universitas Indonesia (UI)
4. Institut Pertanian Bogor (IPB)
5. Universitas Brawijaya (Unibraw)
6 .Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
7. Universitas Airlangga (Unair)
8. Universitas Hasanudin (Unhas)
9. Universitas Diponegoro (Undip)
10. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Peringkat tersebut tentu ditentukan oleh beberapa kriteria yang telah ditetapkan sejak awal sebagai dasar penilaian. Hal seperti ini tentu sangat penting untuk dilakukan, agar pendidikan di Indonesia memiliki standar khusus yang akan menjadi acuan dalam meningkatkan kinerja dan juga pola didik yang diterapkan oleh perguruan tinggi selaku penyelenggara pendidikan. Ada 4 kriteria penilaian yang digunakan sebagai indikator dalam menentukan perguruan tinggi terbaik di Indonesia, di antaranya adalah:
  1. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)
    Poin ini terkait dengan kualitas tenaga pendidik yang terdapat dalam perguruan tinggi, di mana hal tersebut tentu saja menjadi poin terpenting yang akan secara langsung mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Terkait dengan SDM yang dimiliki perguruan tinggi, akan dibagi menjadi 2 bobot penilaian, yakni: 12 persen untuk kualitas dosen yang memberi kuliah dan 18% untuk angka kecukupan dosen di universitas tersebut. Dalam kategori ini IPB adalah pemegang peringkat tertinggi dengan skor sebesar 4 poin, dilanjutkan dengan UGM dengan skor 3,99 poin, dan diikuti oleh ITB dengan skor 3,99 poin.
  2. Kualitas Manajemen Perguruan Tinggi
    Sebuah proses belajar yang baik tentu harus didukung oleh manajemen yang baik pula. Universitas yang baik akan memiliki sebuah manajemen yang cerdas dan bisa diandalkan dalam melangsungkan proses perkuliahan, karena itu sangat wajar jika hal ini menjadi salah satu faktor penilaian. Kualitas manajemen yang dimiliki oleh perguruan tinggi akan memegang bobot penilaian sebesar 30%. Dalam kategori ini UGM memegang peringkat tertinggi dengan skor 3,99 poin, dilanjutkan dengan ITB dan IPB yang sama-sama berada pada 3,99 poin.
  3. Kualitas Kegiatan Mahasiswa
    Universitas terbaik diharapkan mampu melahirkan mahasiswa-mahasiswa yang cerdas dan memiliki berbagai kegiatan yang bisa mendukung kemajuan mereka di dalam pendidikan. Poin ini juga menjadi salah satu kriteria di dalam penilaian tersebut, di mana universitas dituntut untuk memiliki mahasiswa yang aktif dan bisa melaksanakan berbagai kegiatan yang berguna dan bermanfaat. Kegiatan mahasiswa ini memegang porsi penilaian sebesar 10%. UGM menempati peringkat pertama dengan poin 4, lalu disusul dengan ITB dengan 1,9 poin dan selanjutnya IPB dengan 1,8 poin.
  4. Hasil Penelitian Serta Publikasi Ilmiah
    Universitas harus banyak melakukan penelitian terhadap berbagai bidang yang diajarkan oleh mereka, hal ini diharapkan bisa membantu perkembangan ilmu pengetahuan. Berbagai hasil penelitian serta publikasi karya ilmiah tersebut secara khusus juga menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan peringkat terbaik bagi perguruan tinggi. Hal ini memegang bobot yang cukup besar dalam penilaian ini, yakni sebesar 30%. Penilaian dalam kriteria ini dipegang oleh ITB dengan 4 poin, lalu disusul UGM dengan skor 3,69 poin dan selanjutnya IPB dengan skor 3,1 poin.
Penilaian tersebut tentu akan dilakukan dengan menjumlahkan keseluruhan kriteria yang telah disebutkan di atas, maka ada kemungkinan jika perguruan tinggi akan unggul dalam kriteria tertentu namun tidak menjadi peringkat tertinggi dari penilaian tersebut. Namun jika dijumlahkan secara keseluruhan kriteria tersebut, maka ITB menempati peringkat pertama dengan total skor sebesar 3,743. UGM berada di peringkat kedua dengan total skor 3,69 dan dilanjutkan dengan IPB di peringkat ketiga dengan total skor 3,49.

Sepertinya kamu akan bingung memilih satu di antara perguruan tinggi terbaik tersebut, karena kriteria penilaiannya juga menunjukkan poin yang berbeda-beda dan hal ini tentu akan membuat keunggulan yang berbeda pula pada bidang-bidang yang dijadikan indikasi penilaian pada perguruan tinggi tersebut.

Kampus Terfavorit Indonesia Tahun 2016


Kampus Terfavorit Indonesia

Sama halnya dengan perguruan tinggi yang terbaik, yang terfavorit juga patut untuk dipertimbangkan. Bagaimana tidak, semua orang ingin masuk dan menjadi mahasiswa di universitas ini, tentu akan sangat menyenangkan jika kamu menjadi salah satu yang berhasil mendapatkan kursi di sana.

Berdasarkan data yang diambil oleh panitia SBMPTN 2016, maka didapatkan peringkat perguruan tinggi paling favorit di Indonesia. Berikut urutannya:
  1. Universitas Padjadjaran
    Kampus yang terletak di Jatinagor, Jawa Barat ini memang tidak diragukan lagi kualitasnya. Itu sebabnya, banyak calon mahasiswa yang memilih kampus satu ini sebagai salah satu tujuan studi mereka di pendidikan tinggi. Tahun 2016, sendiri Unpad kembali memegang jawara sebagai PTN dengan pendaftar terbanyak di SNMPTN 2016 yaitu 58.937 siswa.
  2. Universitas Brawijaya
    Didirikan pada 1963, Universitas Brawijaya menjadi salah satu PTN yang berhasil menarik minat calon mahasiswa untuk berkuliah di kampus yang terletak di Jawa Timur tersebut. Pada SNMPTN 2016, kampus dipilih oleh 47.452 siswa.
  3. Universitas Diponegoro
    Salah satu PTN terbaik di Indonesia yaitu Universitas Diponegoro juga berhasil membuktikan diri. Dengan kualitas pendidikan yang dimilikinya, kampus yang terletak di Semarang ini menarik hati 43.634 calon mahasiswa pada jalur SNMPTN 2016.
  4. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    UGM merupakan kampus pertama yang didirikan Pemerintah Republik Indonesia setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada 19 Desember 1949. Pada SNMPTN 2016 ini, UGM menjadi salah satu PTN dengan pendaftar terbanyak yaitu 43.326 siswa.
  5. Universitas Sumatera Utara (USU)
    Awalnya Universitas Sumatera Utara didirikan sebagai Yayasan Universitet Sumatera Utara pada 4 Juni 1952. Dengan Fakultas pertama yang didirikan yaitu Fakultas kedokteran, kini USU menjadi salah satu PTN terbaik di Indonesia. Jumlah siswa yang mendaftar di USU pada SNMPTN 2016 mencapai 39.143 orang.
  6. Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS)
    Kampus yang terletak di Solo ini telah menjadi salah satu PTN terbaik yang ada di negeri ini. UNS sendiri sudah berdiri sejak 11 Maret 1979 serta menyediakan program pendidikan mulai dari Diploma, Sarjana sampai Pascasarjana. Pada SNMPTN 2016, UNS berhasil menarik 39.017 siswa untuk memilih kampus tersebut.
  7. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
    Kampus yang juga terletak di Bandung ini memiliki sejumlah kampus di lokasi berbeda, antara lain di Cibiru, Tasikmalaya, Sumedang sampai Purwakarta. Pada 2016 ini, UPI mendapat 38.098 siswa yang mendaftar melalui jalur SNMPTN.
  8. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
    Unnes merupakan salah satu perguruan tinggi eks-IKIP yang statusnya meningkat menjadi universitas. Kampus yang dipimpin oleh Prof Dr Fathur Rokhman MHum ini menjajarkan dirinya sebagai PTN terbaik di Indonesia. Buktinya dalam SNMPTN 2016, 36.897 siswa telah memilihnya.
  9. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    Satu lagi kampus di luar Jawa yang berhasil menggaet calon mahasiswa pada SNMPTN 2016, yaitu Unhas. Dengan pendaftar tidak kurang dari 34.064 siswa, kampus di Kota Makassar itu mampu membuktikan diri sebagai salah satu PTN terbaik negeri ini.
  10. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    Kampus yang dipimpim oleh Prof Dr H Rochmat Wahab MPd MA ini dikenal sebagai PTN pencetak calon guru andalan Indonesia. Total pendaftar yang memilih UNY di SNMPTN 2016 ini adalah 33.183 siswa.
Perguruan tinggi mana yang akan menjadi pilihanmu dalam melanjutkan kuliah? Barangkali salah satu di antara perguruan tinggi favorit di atas adalah tempat kuliah yang paling kamu idam-idamkan selama ini. Jika iya, jangan lupa menghitung dan mempertimbangkan jumlah peserta dan saingan yang akan kamu hadapi saat mendaftar nanti.

Jumlah peserta tersebut masih perlu kamu ketahui secara detail, artinya cari tahu mengenai jumlah peserta yang mengambil jurusan yang akan kamu pilih nantinya dan jangan lupa melihat perbandingan antara satu perguruan tinggi dengan perguruan tinggi lainnya. Lihat seberapa besar peluang kamu akan diterima di jurusan tersebut pada kampus pilihanmu. Kamu harus jeli dalam melihat tingkat persaingan di sana, agar kemungkinan untuk kamu diterima lebih besar dan menjanjikan. Selain itu, pertimbangkan juga jurusan paling banyak diminati di kampus yang kamu tuju dan akan lebih sulit lagi jika ternyata kamu memilih jurusan tersebut untukmu.

Pertimbangkan dan Pilih dengan Tepat


Memilih tempat kuliah tentu saja bukan sebuah perkara yang mudah, hal ini akan menyangkut masa depan dan juga cita-cita yang akan kamu raih nantinya. Jangan malas untuk mencari tahu dan juga menghitung kemungkinan kamu untuk bisa diterima. Pertimbangkan untuk mengambil sebuah universitas cadangan, jika sewaktu-waktu pilihan utamamu tidak bisa berhasil. Namun yang paling penting dari semua itu adalah mempersiapkan diri dengan matang, belajar dan banyak latihan menjawab soal-soal SBMPTN.

dirangkum dari berbagai sumber
Lanjutkan