Membandingkan Fitur Video Call Whatsapp dengan Zoom, dan Google Hangout

Posting Komentar

KnoAcc.Org - Whatsapp baru saja meningkatkan jumlah maksimal menjadi delapan orang sekaligus dalam panggilan video call. Fitur baru ini membuat Whatsapp seolah tak mau kalah dalam kompetisi antar aplikasi konferensi video. Bergabung dengan Zoom yang sudah populer duluan dan Hangouts milik Google yang juga ikut meramaikan ceruk di kala pandemi Covid-19.

Sebelum Whatsapp meluncurkan peningkatan fitur video call, popularitas Zoom naik karena digunakan untuk rapat online yang mampu menampung jumlah peserta maksimal hingga 100 orang. Dan gratis. Terlepas dari kontroversi lemahnya keaamanan aplikasi tersebut.

Berikut ini perbedaan-perbedaan video call 8 orang Whatsapp, Zoom, dan Google Hangout dari segi harga layanan, jumlah peserta hingga fitur dan integrasi layanan yang ditawarkan.

Lalu, apakah fitur WhatsApp memang bisa melawan popularitas Zoom dan Google Hangouts untuk rapat online? Dalam artikel ini kita akan membandingkannya dengan dua aplikasi yang telah populer duluan, yakni Whatsapp, Google Hangouts, dan Zoom.

Jumlah Peserta dan Harga

Jumlah peserta rapat menjadi hal yang patut dipertimbangkan ketika memilih aplikasi rapat online. Perusahaan bisa menentukan aplikasi yang akan digunakan sesuai skala bisnis perusahaan, semakin tinggi skala bisnis semakin tinggi pula jumlah peserta.

Zoom

Dengan pertimbangan jumlah peserta rapat online, Zoom merupakan aplikasi yang paling bisa memenuhi ekspektasi. Tanpa perlu mengeluarkan biaya apa pun, Zoom dapat membuat perusahaan besar melakukan rapat daring dengan peserta hingga 100 orang. Meskipun ada batasan durasi selama 40 menit setiap rapat, pengguna Zoom diperbolehkan untuk terus membuat rapat daeing sesuka hati tanpa batas setelah sesi berakhir setiap 40 menit.

Tentu saja ada penawaran layanan berbayar selain layanan gratisan dari Zoom. Ketika menggali informasi dari situs Zoom, ada Paket Pro seharha US$15 per bulan atau Rp 230 ribu jika dirupiahkan. Paket ini akan memberikan akses rapat 24 jam per hari, serta penyimpanan rekaman rapat sebesar 1GB. Pengguna Paket Pro tak peru lagi merasa khawatir rapat akan berakhir setiap 40 menit.

Ada juga Paket Business dari Zoom yang dapat membuat sebuah konferensi video dengan jumlah partisipan maksimal 300 peserta. Biaya langganan paket ini US$20 atau Rp308 ribu per bulan. Bagi perusahaan yang perlu melibatkan hingga 500 peserta, ada Paket Enterprise yang dihargai sama dengan Paket Business. Namun dengan syarat minimal ada 50 pengguna tetap dalam satu perusahaan.

Salah satu keunggulan Zoom adalah mampu melakukan video call hingga ratusan orang sekaligus

Jika 300 peserta dirasa kurang, pengguna Zoom juga bisa membeli paket tambahan. Pengguna bisa menambah jumlah peserta sebesar 500 atau 1000 orang. Biaya untuk 500 peserta ekstra dihargai US$65 atau sekitar Rp1 juta per bulan dan US$110 atau sekitar Rp1,7 juta per bulan untuk penambahan 1000 orang.

Hangouts

Untuk layanan rapat daring gratisan, Google Hangouts bisa digunakan untuk melakukan video call bersama 25 orang sekaligus. Sementara 150 orang peserta lainnya bisa ikut nimbrung dalam rapat melalui chat.

Google Hangouts juga bisa ditingkatkan menjadi Google Hangouts Meet. Layanan berbayar Hangouts Meet ditujukan bagi perusaahan dengan skala yang lebih besar untuk rapat tim. Google kini menggratiskan layanan yang bisa menampung hingga 250 orang peserta rapat hingga 1 Juli 2020 demi membantu para pekerja kala pandemi Corona. Update: Google Hangouts Meet ganti nama menjadi Google Meet, perpanjang gratisan hingga 30 September 2020.

Megutip situs resmi, tarif paling murah Google Hangouts Meet memiliki tarif termurah sebesar US$4,2 per bulan hingga US$25 atau sekitar Rp64 ribu hingga sekitar Rp385 ribu. Perbedaan tarif berada di kapasitas Google Drive yangbdigunakan untuk menyimpan rekaman video rapat daring.

WhatsApp

Berbeda dengan dua aplikasi sebelumnya, WhatsApp memang tak berbayar namun dengan batasan hanya delapan orang yang bisa mengikuti rapat dalam platform. Tentu layanan ini sangat tidak cocok untuk digunakan sebagai sarana melakukan rapat online di perusahaan apalagi yang berskala besar. Namun cukup efektif jika digunakan UMKM atau tim kexil untuk melakukan rapat online.

Fitur dan Integrasi Layanan

rapat-daring.jpg
Selain faktor jumlah peserta, ada juga fitur lain yang dibutuhkan ketika melakukan panggilan video terkait dengan pekerjaan. Misalnya saja seperti berbagi layar dan presentasi kepada peserta lain dalam sebuah telekonferensi.

Menilik dari sisi fitur, Zoom tetap menjadi opsi paling lengkap ketika membicarakan konferensi video. Zoom menawarkan fitur yang lebih komperehensif dibanding Google Hangouts Meet, apalagi WhatsApp.

Untuk bertemu dengan rekan dalam jumlah yang banyak, Zoom menjadi pilihan karena mempunyai fitur untuk membuat konferensi video yang bisa diikuti lebih banyak orang.

Pengguna Zoom bisa merubah tampilan sesuka hati, mengganti latar belakang menjadi pantai atau hutan, terserah. Zoom juga punya penawaran menarik; bisa mempermulus wajah di kamera dengan fitur Touch Up My Appearance.

Zoom boleh berbangga dengan fitur-fitur menarik, tapi Google Hangouts Meet juga punya kartu andalan yang Zoom tidak punya. Google Hangouts Meet adalah milik raksasa IoT Google. Sudah barang tentu Hangouts bisa memanfaatkan seluruh ekosistem Google sehingga lebih mudah untuk melakukan integrasi.

Mengandalkan gurita sumberdaya milik Google, Google Hangouts Meet terintegrasi baik dengan berbagai layanan Google, mulai dari Gmail, Google Drive hingga Google Calendar. Google Hangouts Meet pun menawarkan layanan rapat terintergrasi dengan pengguna yang menggunakan Skype for Business.

Contoh integrasi ini adalah rapat bisa langsung dijadwalkan melalui Google Calendar yang akan memberi notifikasi jadwal rapat ke Gmail. Tak hanya itu, setelah rapat selesai, pengguna bisa membagikan, memutar, mengunduh maupun menyimpan rekaman konferensi yang tersimpan di Google Drive.

Bukan berarti Zoom kalah telak dari Hangouts soal integrasi layanan. Zoom juga terintegrasi dengan layanan Facebook Workplace, Skype for Business, Salesforce, Microsoft Outlook dan lain-lain. Selain itu, Zoom juga menawarkan integrasi dengan beberapa aplikasi Google seperti Google Drive, Google Calendar.

Dapat dikatakan meski Google Hangouts Meet sedikit mempermudah integrasi dengan layanan Google lainnya, Zoom juga masih mampu melakukan beberapa integrasi serupa.

Baik Google Hangouts Meet dan Zoom memiliki fitur konferensi video yang mumpuni, mulai dari mengadakan polling hingga kemampuan untuk membagikan whiteboard di mana setiap peserta bisa berkontribusi.

Penyelenggara acara juga bisa membagikan tampilan layar atau 'Share Screen'. Penyelenggara bisa mengatur apakah layar peserta rapat fokus ke orang yang berbicara atau pada presentasi yang sedang ditampilkan,

Bagaimana dengan WhatsApp? Tak banyak fitur yang disediakan untuk melakukan konferensi video. Namun video call WhatsApp cukup sederhana dan sangat mudah digunakan mengingat basis pengguna juga sangat besar.

Perbedaan video call dan call conference di Whatsapp, Zoom, dan Google Hangout

Berikut perbandingan antaran WhatsApp, Google Hangouts dan Zoom dalam bentuk tabulasi.

Penyedia Pengguna Biaya Fungsi Fitur lain
Zoom 100 Gratis Panggilan telepon bisa berulang kali, terbatas hanya 40 menit Bisa ubah latar belakang, filter wajah, terintegrasi dengan sebagian layanan Google, bisa bikin pooling, whiteboard, berbagi layar
Zoom Pro 100 Rp230 ribu/bulan Waktu tak terbatas 40 menit, penyimpanan rekaman rapat 1GB serupa
Zoom Bussines 300 Rp308 ribu/bulan serupa serupa
Zoom Enterprise 500-1000 Rp308 ribu/bulan+biaya tambahan Rp1-1,7 juta/bulan minimal ada 50 pengguna tetap dalam satu perusahaan serupa
Google Hangout 10-25 Gratis - Terintegrasi dengan semua layanan Google; Gmail, Drive, Calendar, sehingga mudah berbagi data. Terhubung juga dengan Skype for Business
Hangout Meet 250 Saat ini gratis; Rp64 ribu-Rp385 ribu/bulan Beda harga, beda kapasitas penyimpanan di Google Drive serupa
Whatsapp 8 Gratis Hanya panggilan video -

Kesimpulan

WhatsApp Video Call; sebelumnya layanan video call Whatsapp maksimal hanya bisa dilakukan hingga empat orang.

Secara keseluruhan, Zoom merupakan platform konferensi video yang lebih komperehensif namun bukan berarti menjadi pilihan yang tepat bagi semua orang.

Pilihan platform tergantung pada keperluan dan tujuan pengguna. Misalkan saja pengguna sudah nyaman dengan produk Google dan memiliki banyak rekan kerja yang menggunakan layanan Google, tentu lebih baik menggunakan layanan Google Hangouts untuk melakukan rapat daring. Sebab aplikasi ini terintegrasi dengan ekosistem Google sehingga lebih user friendly. Salah satunya adalah dengan Google Calendar untuk membuat jadwal rapat online, sudah terintegrasi pula dengan Gmail yang lebih memudahkan pembagian tautan rapat atau mengundang rekan kerja ke rapat online.

Atau ketika pengguna ingin melakukan konferensi video dengan jumlah peserta kurang dari delapan orang, buat apa repot-repot menggunakan layanan Hangouts? Pengguna juga bisa menggunakan WhatsApp. WhatsApp merupakan aplikasi yang telah banyak penggunanya, sehingga lebih familiar dalam menggunakannya. Antarmuka aplikasi juga sederhana dan tak rumit.

Akan tetapi, keterbatasan peserta video grup di WhatsApp yang cuma bisa diikuti oleh delapan orang tentu tidak cocok apabila digunakan untuk telekonferensi sebuaj perusahaan besar yang diikuti oleh puluhan orang hingga ratusam oran. WhatsApp lebih cocok untuk rapat bisnis skala menegah ke bawah.

Jon Moekidi
Jon Moekidi
Bukan pendiam, lebih suka diam dan mendengarkan.

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email