Xiaomi Mi 8 Berhasil Lepaskan Anggapan Sebagai Peniru Desain Apple

Sejak Xiaomi meluncurkan ponsel edisi pertamanya pada tahun 2011, perusahaan ternama asal Tiongkok ini seringkali di cap sebagai peniru atau penjiplak dari Apple. Hal ini disebabkan oleh desain, tampilan, juga fitur-fitur yang Xiaomi terapkan untuk produknya. Waktu berjalan, Xiaomi pun melakukan perubahan-perubahan kecil dari sisi tampilan, desain hingga aspek-aspek lainnya.

Akan tetapi, produk yang rilis hingga tahun 2014 masih duanggap meniru produsen smartphone asal Amerika Serikat, Apple. Hingga tahun 2015, Apple bahkan sempat menuduh Xiaomi sebagai perusahaan kloning dari setiap brand yang ia ciptakan. Meski di lain sisi, pihak Xiaomi telah menegaskan bahwa mereka tidak pernah menduplikasi desain Apple dalam setiap produk yang mereka luncurkan.

Bagi sebagian fanboy Apple (baca: pengguna produk kelas berat), mungkin banyak yang membenarkan klaim oleh Apple tersebut. Tahun berganti, pun dilalui oleh Xiaomi dengan mulai melakukan perubahan-perubahan terhadap smartphone baru yang mereka ciptakan. Hingga memasuki akhir Mei 2018, Xiaomi kembali meluncurkan produk smartphone versi terbarunya. Xiaomi Mi8 merupakan smartphone baru yang sukses mereka rilis beberapa waktu lalu di Shenzhen, kota di selatan China.

Peluncuran Xiaomi Mi8 ini ternyata mampu membuat para Mi Fans, pengguna setia (fanboy) Xiaomi terkejut. Seperti dilansir South China Morning Post, beberapa pihak serta pengamat smartphone menilai. Produk baru yang diluncurkan oleh perusahaan asal Tiongkok tersebut telah sukses melepaskan stigma publik terhadap Xiaomi yang dianggap merupakan followers Apple atau hanya bisa mengkloning produk-produk keluaran Apple saja.

Tampilan desain yang paling terlihat berbeda dari para pesaing mereka lainnya adalah di bagian belakang smartphone Mi8, terlihat transparan. Tentunya Xiaomi memang sengaja membuat tampilan desain ini untuk membuat produk barunya tersebut memiliki kesan yang berbeda dengan smartphone-smartphone lainnya, termasuk produk keluaran Apple.

Meski begitu tampilan desain transparan di bagian belakang smartphone Mi 8 ini juga mendapat tanggapan negatif dari pengguna setianya. Beberapa user menilai desain ini dapat merusak pandangan publik karena dengan desain transparan, maka elemen-elemen smartphone seperti kamera belakang, baterai dan lainnya akan dengan mudah bisa dilihat dengan mata telanjang.

Selain merilis Mi8, Xiaomi juga telah merilis dua serie lainnya yakni Mi 8 Explorer Edition serta Mi 8 SE. Berbicara harga, kabarnya Xiaomi Mi 8 akan dibanderol mulai dari 2,699 yuan atau sekitar Rp 5,8 juta untuk varian ROM 64 GB. Varian ROM 128 GB memiliki banderol 2.999 yuan atau sekitar Rp 6,4 juta. Sedangkan ROM 256 GB seharga 3.299 yuan atau sekitar Rp 7,1 juta.

Sementara itu, untuk Mi 8 Explorer Edition kabarnya akan dijual seharga 3.699 yuan atau sekitar Rp 8,1 juta. Dan untuk Mi 8 SE akan mulai dipasarkan seharga 1.799 yuan atau sekitar Rp 3,9 juta untuk varian RAM 4 GB dan 1.999 yuan atau skeitar Rp 4,3 juta, untuk varian RAM 6 GB. Flagship terbaru asal Tiongkok ini diklaim akan mulai dipasarkan di China tanggal 5 dan 8 Juni 2018. Dan untuk di Indonesia masih belum diketahui.

Find out more here

Komentar dan Pendapat Sembunyikan

Disqus Comments