Rabu, 14 Maret 2018

Pi Day, Memperingati Hari Pi ke-30 ala Google Doodle

Hari Pi (Pi-day) adalah perayaan tahunan untuk konstanta matematika π (pi). Kenapa diperingati setiap tanggal 14 maret? Hari Pi dirayakan setiap bulan Maret tanggal 14 (3/14 pada format tanggal month/day atau mm/dd) karena 3, 1, dan 4 adalah tiga angka penting pertama dari konstanta π. Pada tahun 2009, Dewan Perwakilan Amerika Serikat mulai mendukung perayaan Hari Pi. Sedangkan Hari Pendekatan Pi (Pi Approximation Day) dirayakan di bulan Juli tanggal 22 (22/7 dalam format day/month atau dd/mm), karena pecahan 22⁄7 adalah pendekatan π yang umum digunakan. Pendekatan ini akurat hingga dua tempat desimal dan telah digunakan sejak zaman Archimedes.

Untuk tahun ini, Google juga ikut memperingati Hari Pi ke-30 dengan memajang Google Doodle bertema Pi-Day di halaman utama mesin pencariannya sejak terakhir kali memajang Doodle dengan tema yang sama delapan (8) tahun yang lalu. Meskipun bertema sama, tampilan Doodle kali ini tetap berbeda dengan menampilkan aneka bentuk Kue Pai yang dibentuk unik membentuk kata Google.
Perbandingan tampilan Google Doodles Pi-Day tahun 2018 dengan tahun 2010 lampau

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Hari Pi kamu bisa membaca ulasan berikut yang dirangkum dari berbagai sumber.

Sejarah Perayaan Hari Pi

Peringatan besar-besaran pertama Hari Pi diadakan oleh Larry Shaw pada tahun 1988 di Exploratorium San Francisco, dimana Shaw bekerja sebagai fisikawan, dia dengan stafnya berbaris, berkeliling salah satu ruang bundarnya, lalu memakan kue pai buah. Selanjutnya Exploratorium melanjutkan tradisi memperingati hari Pi.

Pada 12 Maret, 2009, Dewan Perwakilan Amerika Serikat menyetujui resolusi tak terikat (111 H. Res. 224), yang menjadikan 14 Maret, 2009 sebagai Hari Pi Nasional. Pada peringatan Hari Pi tahun 2010, Google menampilkan sebuah Google Doodle yang merayakan peringatan tersebut, dengan logo Google didalam lingkaran dengan simbol pi.

Keseluruhan bulan Maret 2014 (3/14) dirayakan oleh beberapa orang sebagai "Bulan Pi". Pada tahun 2015, Hari Pi memiliki arti penting pada format tanggal 3/14/15 (mm/dd/yy) pada pukul 9:26:53 a.m. dan juga di 9:26:53 p.m., karena tanggal dan waktunya mewakili 10 digit pertama dari π. Hari Pi 2016 juga penting karena mm/dd/yy mewakili pi yang dibulatkan menjadi lima digit pertama.

Perkembangan Cara Merayakan

Hari Pi telah dirayakan dengan berbagai cara, termasuk makan pai, melempar pai dan membahas pentingnya bilangan π. Hal ini karena adanya permainan kata-kata berdasarkan kata-kata "pi" dan "pie" (pai) yang merupakan homofon dalam bahasa Inggris (pronunciation: /paɪ/).

Kemudian Massachusetts Institute of Technology sering mengirimkan surat aplikasi kepada calon mahasiswa untuk diterima sebagai mahasiswa pada Hari Pi Mulai tahun 2012, MIT telah mengumumkan bahwa pihaknya akan memposting keputusan tersebut (pribadi) secara online di Hari Pi pada pukul 6:30 waktu setempat, yang mereka sebut "Tau Time", untuk menghormati nomor saingan pi yaitu tau (2π) bersama-sama. Pada tahun 2015, keputusan reguler dilakukan secara online pada pukul 9:26 pagi, mengikuti "moment pi" hari itu.

Lain lagi di Princeton, New Jersey, biasanya diselenggarakan berbagai acara dalam perayaan gabungan Hari Pi dan ulang tahun Albert Einstein, yang juga 14 Maret. Einstein tinggal di Princeton selama lebih dari dua puluh tahun saat bekerja di Institute for Advanced Study. Selain makan pai dan lomba menghafal desimal pi, ada pula kontes mirip Einstein tahunan.

Albert Einstein sendiri dikenala luas sebagai seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistika, dan kosmologi.

Sejarah Konstanta Pi

Kembali konstanta pi yang menjadi dasar tanggal perayaan Hari Pi ini, dari mana sebenarnya angka itu tercipta?

Seperti diulas exploratorium.edu, pi sebenarnya telah dikenal hampir 4.000 tahun silam. Orang-orang Babilonia kuno menghitung luas lingkaran dengan mengambil 3 kali kuadrat radiusnya, yang memberi nilai pi = 3. Satu tablet Babilonia (sekitar 1900-1680 SM) menunjukkan nilai 3,125 untuk pi, yang merupakan pendekatan yang lebih dekat.

The Rhind Papyrus (sekitar tahun 1500 SM) memberi kita wawasan tentang matematika Mesir kuno. Orang-orang Mesir menghitung luas lingkaran dengan formula yang memberi nilai perkiraan 3,1605 untuk pi.

Perhitungan pertama pi dilakukan oleh Archimedes dari Syracusa (287-212 SM), salah seorang matematikawan terbesar di dunia kuno. Archimedes mendekati area lingkaran dengan menggunakan Teorema Pythagoras untuk menemukan area dua poligon biasa: poligon yang tertulis di dalam lingkaran dan poligon di dalamnya lingkaran itu dibatasi.

Karena luas lingkaran sebenarnya terletak di antara area poligon yang bertulis dan dibatasi, area poligon memberikan batas atas dan bawah untuk area lingkaran. Archimedes tahu bahwa dia tidak menemukan nilai pi tapi hanya perkiraan di dalam batas-batas itu. Dengan cara ini, Archimedes menunjukkan bahwa pi adalah antara 3 1/7 dan 3 10/71.

Penemuan lain

Pendekatan serupa digunakan oleh Zu Chongzhi (429-501), seorang ahli matematika dan astronom Tiongkok yang terkenal brilian. Zu Chongzhi tidak mengenal metode Archimedes, tapi karena buku aslinya raib, sedikit yang diketahui karyanya. Dia menghitung nilai rasio keliling lingkaran dengan diameter menjadi 355/113. Untuk menghitung keakuratan ini untuk pi, dia pasti sudah mulai dengan 24,576 gon bertulis biasa dan melakukan perhitungan panjang yang melibatkan ratusan akar kuadrat yang dilakukan di 9 tempat desimal.

Matematikawan mulai menggunakan huruf Yunani π di tahun 1700-an. Diperkenalkan oleh William Jones pada tahun 1706, penggunaan simbol tersebut kemudian dipopulerkan oleh Leonhard Euler, yang diadopsi pada tahun 1737.

Seorang matematikawan Prancis abad XVIII bernama Georges Buffon kemudian merancang cara untuk menghitung pi berdasarkan probabilitas.

Jika penjelasan di atas tentang sejarah pi dianggap terlalu rumit, mungkin kita bisa mencoba apa yang dilakukan Google. Mulailah kita bayangkan pi itu adalah kue pai yang sangat enak, lalu kita akan dapat menghitung kerumitan matematika dengan cara yang lezat.
Disqus Comments