27.7.17

Tips Memilih Proyektor Mini Terbaik, Home Theater atau Presentasi?

Proyektor mini, yakni proyektor berukuran lebih kecil dari umumnya proyektor yang ada. Sedangkan Proyektor sendiri ialah alat optik yang bwrguna untuk menampilkan gambar di sebuah layar proyeksi atau permukaan serupa layar. Gampangnya, proyektor bisa menampilkan gambar dari perangkat digital tertentu ke media datar seperti dinding. Jadi maksud dari Proyektir mini ialah proyektor dalam versi lebih mini, yang tentu saja dengan kemampuan dan fungsionalitas yang lebih sedikit daripada normalnya proyektor. Entah dari segi kualitas gambar proyeksi maupun konektivitas. Sehingga kemampuan proyektor mini untuk menampilkan gambar hanya untuk ruang yang lebih terbatas.

Mengingat keterbatasan diatas, Proyektor mini sangat tidak cocok dipakai untuk ruangan luas seperti auditorium. Tetapi jika dipakai untuk keperluan home theater masih relevan. Atau lebih cocok lagi jika untuk keperluan self theater, nonton TV dan film. Meskipun demikian, proyektor mungil ini masih cukup memuaskan jika dipakai untuk keperluan presentasi dalam ruang kecil seperti mentoring, presentasi dalam tim/kelompok kerja, atau les privat dan kelas bimbingan belajar.

Proyektor Mini sebenarnya memiliki kemampuan kemampuan yang sama dengan proyektor tambun, yakni untuk menampilkan gambar, video, film, maupun berbagai tampilan multimedia lainnya. Seperti disebut sebelumnya, perbedaan yang paling terlihat adalah ukurannya yang lebih kecil. Dalam beberapa pilihan produk, proyektor mini juga ada yang mampu memberikan gambar yang berkualitas sehingga banyak orang yang memilih proyektor mini karena mudah untuk dibawa-bawa. Dengan harga yang lumayan mahal (untuk kelas proyektor mini) juga ada yang memiliki kemampuan yang hampir sama dengan proyektor yang lebih bongsor.

Jadi apakah semua Proyektor mini mempunyai fitur yang sama? Tentu saja tidak. Ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan sebelum membeli proyektor mini, jangan membeli proyektor sebelum anda tahu spesifikasi proyektor yang baik dan sesuai dengan keperluan anda. Tips berikut bisa menjadi bahan pertimbangan dalam memilih proyektor mini.

1. Konektivitas Proyektor


Konektivitas merupakan hal paling penting untuk dipertimbangkan dalam memilih proyektor secara umum. Khusus untuk proyektor mini, tidak semuanya dibekali sambungan yang lengkap yang dapat digunakan dan cocok dengan device eksternal. Kriteria proyektor mini dengan konektivitas yang baik salah dengan melihat apakah sudah ada: (1) port USB, (2) AV, (3) VGA, dan (4) HDMI.

Beberapa mini proyektor mahal menyertakan konektivitas melalu jaringan LAN

Lebih bagus lagi jika ada tambahan konektivitas nirkabel dalam proyektor mini pilihan, apalagi jika memang di niatkan untuk keperluan home theater. Beberapa sudah punya konektivitas infra-red, namun tak kurang sudah dibekali bluetooth bahkan bisa dikoneksikan dengan Wi-Fi, sehingga (misalnya) bisa di sambungkan dengan ponsel. Tentu saja proyektor dengan fitur lebih lengkap ditawarkan dengan harga yang lebih tinggi.

2. Kualitas Gambar Proyeksi


Kualitas gambar yang ditampilkan oleh proyektor ditentukan oleh beberapa faktor. Proyektor mini yang mampu menghasilkan kualitas gambar terbaik adalah proyektor dengan rasio kontras, tingkat kecerahan, dan resolusi tertinggi. Sehingga saat sedang bimbang dalam memilih diantara dua proyektor, bandingkan tingkat kecerahan yang di tentukan dalam nilai lumens yang tertinggi diantara keduanya. Lihat juga tingkat kontras warna yang dimiliki proyektor, mana yang mempunyai perbandingan tertinggi. Dan tentu saja resolusi yang ditawarkan.

3. Kelengkapan Proyektor Mini


Disamping kualitas gambar dan konektivitas proyektor, hal yang harus diperhatikan selanjutnya adalah kelengkapan yang dimiliki oleh proyektor. Beberapa kelengkapan umum seperti remote, kabel AV, speaker, baterai dan media penyimpanan. Sehingga saat set-up home theater bisa menentukan perlengkapan tambahan yang yang perlu ditambahkan/dibelikan lagi.

Untuk Home theater, rasanya baterai memang tak seberapa perlu mengingat dan banyak sumber daya yang bisa dipakai. Tetapi jika ingin membawa proyektor mini keluar, semisal untuk keperluan les privat, maka kapasitas baterai perlu jadi pertimbangan.

Hal ini juga berlaku untuk media penyimpanan. Apakah ada slot untuk media penyimpanan eksternal atau hanya ada media penyimpanan internal dan berapa besar kapasitasnya. Jika memang ada slot, perhatikan apa saja jenis kartu memori yang didukung, apakah sdcard, mini-sd atau micro-sd. Namun ini bisa diabaikan karena fungsinya bisa digantikan oleh port USB seperti disebut di poin pertama.

Sementara speaker bukan hal mutlak ada jika anda punya perlengkapan audio yang lebih baik yang bisa dikoneksikan lewat port AV. Tapi fitur speaker perlu dipertimbangkan kalau sewaktu-waktu ingin memakai untuk media pengajaran seperti les privat yang menggunakan media audiovisual.

Yang paling wajib ada adalah adaptor untuk proyektor mini, jangan sampai tidak disediakan dan harus beli sendiri. Karena tidak semua adaptor punya ukuran ampere yang sesuai dengan proyektor mini yang dibeli, terutama jika membeli mini proyektor bekas.

4. Kemudahan Pemasangan dan Penggunaan


Tips terakhir dalam memilih proyektor mini adalah kemudahan instalasi dan penggunaannya. Semakin mudah cara pemasangan proyektor mini semakin baik. Kemudahan pemakaian juga menjadi faktor penting. Jika penggaturan proyektor terlalu rumit bisa merepotkan, terutama bagi anda yang memilih proyektor mini sebagai alat mengajar privat atau presentasi dalam kelompok kecil. Proyektor mini terbaru juga sudah dibekali dengan remote, hingga makin memudahkan dalam menggunakannya.

Hadirnya berbagai tipe proyektor mini atau portable proyektor di pasaran dengan berbagai merk menjadi tantangan tersendiri dalam menentukan pilihan. Semiga beberapa tips dan saran tersebut di atas bisa menjadi referensi dalam memilih proyektor mini tebaik dan sesuai dengan kebutuhan.
Disqus Comments