27.12.16

Cara Memasang Kali NetHunter dan Cangkok Kalilinux di Android

Kalilinux adalah OS pentest paling banyak digunakan saat ini. Kalilinux sendiri adalah reinkarnasi OS Backtrack yang sudah berhenti dikembangkan. Sebelumnya marak pemasangam OS Backtrack kedalam OS Android bahkan mengganti total OS Android dengan OS Backtrack. Kalilinux juga demikian. Namun berbeda dengan Backtrack, instalasi Kalilinux di ponsel Android didukung langsung oleh pengembang dan komunitasnya, meskipun toh hanya beberapa device.
Kalilinux Android
Jadi apakah bisa memasang Kalilinux di semua Android? Tentu bisa. Setidaknya anda bisa menggunakan Kali NetHunter untuk mempermudah pencangkokan OS Kalilinux ke OS Android.

Artikel ini masih dan akan disempurnakan, jadi silahkan bookmark dan berikan komentar jika mengalami kegagalan pemasangan dengan memcantumkan:
1. Versi OS Android. (Mis: Android 4.4 atau Android 5.1)
2. Custom ROM yang dipakai. (Mis: CyanogenMod, MIUI, TouchWiz)
3. Arsitektur (arm64/64bit atau arm/32bit)
4. Hasil perintah "ls /" tanpa tanda kutip di terminal.
Tidak semua permasalahan bisa saya bantu, tetapi posting saja permasalahan anda, siapa tahu pembaca lain bisa memberikan solusi.

Syarat:
- Ponsel harus sudah di ROOT
- Busybox (rekomendasi: pakai busybox meefix)
- Internal Storage minimal HARUS kosong 1GB untuk yang mau memasang kalifs-minimal.tar.xz - HARUS kosong 2GB s/d 3GB untuk pemasangan kalifs-full.tar.xz

Yang dimaksud dengan internal storage disini adalah partisi /data dimana untuk OS Android Lollipop jadi satu dengan internal sdcard /data/media. Tetapi jangan samakan karena jika meletakkannya di /data/media yang tidak bisa diubah permision-nya.

Install aplikasi pengelola file dan arsip, bisa zarchiver, rar android atau yang lain (lihat di artikel ini), pasang juga root explorer (rootex). Boleh cari di playstore.

Konfigurasi Aplikasi Kali NetHunter


Persiapkan file utama yakni file zip Kali NetHunter (±600MB) Download.
Atau bisa halaman download resminya
disini dan pilih yang paling atas yaitu Oneplus One CM.

Setelah terunduh, buka menggunakan zarchiver yang sudah twrpasang. Dan ekstrak folder /data/app dan /tools yang ada didalam file zip ke lokasi sementara: /sdcard/nethunter

Tunggu sampai selasi. Dan buka folder /nethunter/app yang afa di scard dan pasang file apk nethunter dan nh terminal.

Kembali ke folder /nethunter/tools di sdcard dan copy seluruh file yang ada di dalamnya ke folder /system/xbin tanpa terkecuali.

Kenapa di timpa? Ini agar file binary milik Nethunter bisa bekerja di OS Android yang saat ini dipakai.

Konfigurasi Kali NetHunter selesai.

Instalasi Kalilinux di Android


Lanjut ke pencangkokan OS Kalilinux ke partisi OS android dengan aplikasi NetHunter. Step-step di sini agak tricky, tapi santai saja.

Buka aplikasi NetHunter dan lakukan update dengan cara swipe (sentuh-geser) dari pojok kiri ke kanan dan pilih Check App Update.

Sesudah itu, uninstall aplikasi NetHunter saat ini, kemudian install APK Kali NetHunter yang baru saja di-download.

Jalankan App NetHunter yang baru dan keluar (tekan home, bukan exit app)

Buka aplikasi RooEx dan arahkan ke folder data dalam partisi data (/data/data/) cari lagi folder com.offsec.nethunter buka lagi folder files, buka folder scripts. Jadi urutannya data > data > com.offsec.nethunter > files > scripts > disini.

Pilih semua file yang ada dan rubah permision.

Copy file bootkali_init, bootkali_env, bootkali, bootkali_bash dan bootkali_login ke folder bin dalam partisi system (/system/bin)
Langkah ini agar kita dapat mengakses terminal milik Kali NetHunter.

Kini jalankan lagi Aplikasi NetHunter swipe dari pojok kiri ke kanan dan pilih Kali Chroot Manager.

Bagi pemilik ponsel yang hanya punya internal memory di bawah 2GB sebaiknya memilih yang minimum dengan cara memilih INSTALL KALI CHROOT, pilih menu Download Latest dan pilih yang minimum. Aplikasi akan otomatis mendownload, tunggu hingga selesai.
Jika proses download sudah selesai, aplikasi NetHunter akan memulai proses decompressnya. Untuk yang ingin menyimpan file kalifs-minimum.tar.xz (file mentah) bisa dicari di: /sdcard dan copy file kalifs-minimum.tar.xz nya ke folder lain, misalnya ke: folder /sdcard/nethunter. Agar saat anda ingin memasang ulang, anda tidak harus mengunduh lagi karena file kalifs-minimum.tar.xz akan otomatis dihapus jika proses decompressnya selesai.

Rekomendasi: OS Pentest Alternatif selain Kalilinux

Untuk yang punya internal storage lebih dari 2GB boleh memilih full version. Extract file kalifs-full.tar.xz yang ada di folder /data/local ke /sdcard. Jalankan App NetHunternya, pilih Kali Chroot Manager dan pilih use sdcard, pilih full dan tunggu hingga proses decompress selesai.

Setelah proses decompressinh ini selesai, akan ada pemberitahuan untuk memasang update/upgrade OS Kalilinux, Metapackage Install & Upgrade.
Opsi (3 pilihan) yang muncul bisa diterjemahkan sebagai berikut:

Pilih beberapa "metapackages". Chroot juga akan di upgrade (memakai "apt-get update/dist-upgrade").

Memilih metapackages yang sudah kamu pasang (atau tanpa packages pada semua) sederhananya update/upgrade tanpa menghapus apapun.

Tergantung dengan metapackages yang anda pilih, anda mungkin akan ditanya untuk melakukan beberapa pengaturan tambahan (semisal mengatur password untuk layanan), jadi perhatikan dengan baik.

Pilih saja sesuai kebutuhan anda. Untuk mudahnya, dalam tutorial ini saya langsung memilih opsi Install & Update.

Secara otomatis nh terminal akan terbuka umtuk menjalankan bash script yang juga otomatis.

Dalam proses update/upgrade kali linux ini, nh termunal akan mendownload file sekitar 644MB. Dan membutuhkan ruang sekitar 2043MB untuk mengekstrak file tersebut. Sehinga anda, setidaknya, harus punya ruang kosong di partisi /data sekitar 3GB.

Ketik Y dan enter jika ingin memasangnya.

Selesai sudah.

Menggunakan Kali NetHunter terasa lebih lancar dari pada memakai chroot dari file IMG (maksudnya mengoperasikan OS Kalilinux dengan mounting file image).
Disqus Comments