2016/11/18

Ingin Memulai Usaha? Perhatikan 8 Langkah ini

Ingin Memulai Usaha? Perhatikan 8 Langkah ini - Modal usaha dimiliki banyak orang. Akan tetapi, tidak sedikit orang gagal memanfatkannya dengan baik. Alih-alih usaha berkembang baik, justru modal usaha hangus begitu saja. Bisa jadi, kesalahan yang terjadi karena kurang tepatnya seseorang dalam mengalokasikan modal. Selain itu, bisa juga karena orang tersebut tidak mampu bertahan melawan tantangan membangun usaha serta tidak mengelola modalnya dengan benar.

Berikut ini referensi yang perlu Anda perhatikan ketika ingin membangun usaha dengan baik.

1. Cari Role Model

Cari role model via dumblittleman.com
Orisinalitas dalam membangun sebuah usaha memang dibutuhkan. Akan tetapi, tidak serta merta Anda mengabaikan referensi untuk Anda berpijak. Untuk itu, carilah role model atau mencari contoh model usaha yang telah sukses. Kemudian, pelajarilah dengan baik. Namun demikian, jika Anda tidak menemukan, bisa jadi bentuk usaha Anda tidak pernah berhasil sebelumnya. Tidak ada salahnya mencoba, asalkan Anda lebih realistis saja.


2. Cari Rekan Kerja

cari rekan kerja via standforseniors.org.au
Ada pepatah mengatakan bahwa dua kepala lebih baik daripada satu. Untuk itu, carilah rekan kerja untuk Anda ajak diskusi. Biasanya ide kreatif akan muncul saat Anda sering melakukan brain storming. Kehadiran rekan kerja juga untuk menyokong Anda dari segi pendanaan. Biasanya, untuk memulai (start-up) membutuhkan modal yang tidak sedikit. Bantuan ide dan modal tersebut tentunya akan membuat Anda lebih ringan dalam memikul beban memulai usaha. Tindakan tersebut adalah upaya preventif menanggulangi kebangkrutan dan lilitan hutang yang biasanya dialami oleh orang yang memulai usaha.

3. Kerja Keras

Kerja keras via pxleyes.com
Memulai usaha seringkali membuat Anda memulai semuanya sendiri. Misalkan saja, Anda membuka rumah makan. Anda bisa saja mencoba menjadi pelayan untuk mengetahui sifat konsumen dan strategi pelayanan sebelum akhirnya nanti Anda mampu untuk mengangkat pegawai. Pekerjan yang bisa dikatakan ditanggung sendiri dulu ini memang melelahkan. Jangan khawatir, lembur dan rasa lelah ini akan terbayar. Kerja keras pasti akan berbuah hasil yang manis.

4. Waktu Adalah Uang

Waktu adalah uang via nuheart.wordpress.com
Pepatah tersebut perlu Anda amalkan dalam menjalankan usaha. Misalkan saja, Anda memberikan harga Rp50.000,00 untuk satu jam waktu yang Anda pakai. Contohnya, Anda memerlukan waktu satu jam untuk mengantarkan barang ke pelanggan Anda. Jika Anda bisa meminta jasa pengiriman untuk mengantarkan barang Anda dengan Rp10.000,00, lebih baik Anda menempuh cara itu. Waktu yang tidak Anda pakai tadi lebih baik Anda gunakan untuk keperluan yang lebih penting. Hal itu disebut dengan efisiensi waktu. Sehingga Anda dapat bekerja lebih efektif.

5. Cari Karyawan Terbaik

cari karyawan terbaik via holdsworthcpa.com
Untuk membuat usaha lebih berkembang, cobalah untuk merekrut karyawan. Tentunya jika Anda sudah memiliki cukup modal. Anda tidak dapat terus-menerus menjalankan usaha sendirian. Saat Anda merasa usaha Anda sudah cukup siap, rekrutlah karyawan.

Namun, Anda juga perlu berhati-hati dan selektif dalam memilih karyawan. Hal pertama dan yang terpenting adalah mencari karyawan dengan sikap (attitude) yang baik. Selebihnya, pastikan calon karyawan bersedia untuk membantu Anda mencapai visi dari usaha Anda.

6. Pelayanan Yang Paling Utama

Pelayanan paling Utama via elcaandy.org
Biasanya, orang akan menggunakan jasa atau memakai produk yang Anda hasilkan jika Anda memberikan pelayanan terbaik kepada mereka. Intinya adalah menjalin hubungan dengan komunikasi yang baik. Bersikaplah jujur dan transparan. Dengan begitu kepercayaan akan tumbuh. Saat kepercayaan itu muncul, Anda akan lebih mudah untuk melakukan promosi. Tidak mengapa jika Anda mematok harga yang tinggi. Yakinkan bahwa Anda pun akan memberikan pelayanan terbaik. Sehingga usaha Anda dapat terus berkembang.

7. Buat Perhitungan 

Buat Perhitungan Terperinci via blogspot.com
Untuk memulai usaha, pastikan Anda memperhitungan semuanya dengan terperinci. Maksudnya, Anda tahu berapa bayak uang yang Anda butuhkan untuk membangun usaha. Misalnya, saat Anda akan membangun sebuah toko, hitung berapa harga sewa toko, gaji karyawan, hingga hal remeh-temeh seperti harga pembersih lantai dan biaya bola lampu. Lalu, masukkan anggaran itu dalam jumlah hari produktif Anda membuka usaha dalam satu tahun. Sehingga Anda akan mengetahui angka dasar dan jumlah penghasilan minimal per hari yang harus Anda dapatkan. Jika tidak memenuhi, Anda perlu berpikir ulang untuk memulai usaha tersebut.

8. Selalu Update Informasi Terbaru 

Selalu update info terbaru via gbox.com
Anda perlu untuk selalu mengikuti informasi termutakhir dan perkembangan zaman. Dalam hal ini mencakup penggunaan teknologi yang kian berkembang. Misalnya untuk menyimpan data penjualan Anda, gunakanlah komputerisasi awan untuk menjaga data Anda tetap aman dan abadi. Selain itu, gunakanlah media sosial sebagai ajang promosi. Atau mungkin, Anda dapat menggunakan aplikasi dalam ponsel pintar untuk memudahkan.

Semua Tergantung Pada Komitmetmen Anda


Langkah-langkah diatas memang tidak menjamin Anda akan menjadi pengusaha sukses nantinya, namun dapat membantu Anda bagaimana memulai usaha dengan mengurangi resiko-resiko yang tidak perlu. Karena suksesnya Anda tidak hanya tergantung dari cara dan langkah-langkah diatas, namun pada semua komitmen dan konsistensi Anda terhadap usaha yang Anda bangun. 

sumber: cermati.com

Tinggalkan komentar dan ikutan mejeng di Recent Comments.
- Komentar dimoderasi untuk mencegah komentar spam dan double post. Jadi komentar tidak akan langsung muncul.
- Daftarkan nama di profil blogger agar tidak tampil Unknown.
- Jangan pernah menuliskan no. HP maupun e-mail, komentar akan dihapus/tidak di publikasikan demi keamanan anda sendiri.
- Lihat halaman kontak untuk berkomunikasi secara intens dengan penulis artikel.
Kamus EmoticonSembunyikan