2016/08/01

Cara Mudah Menentukan SDK dan Arsitektur Android

Cara Mudah Menentukan SDK dan Arsitektur Android - Sistem operasi Android mempunyai API level (biasa disebut SDK) dan arsitektur yang berbeda setiap versinya. Bagi pengguna awam (bahkan user yang 'mahir') tidak terlalu dipusingkan dengan masalah ini juga tak terlalu perduli. Meskipun hal ini sebenarnya sudah menjadi pengetahuan yang umum para developer (baik pengembang aplikasi, pengembang ROM, maupun ROM porter). Namun itu sebelum versi Lollipop di-rilis dan umum dipakai sebagai basis OS Android.
logo cpu-z
Menentukan atau mencari tahu SDK dan Arsitektur OS Android menjadi kebutuhan para pengguna 'mahir' sejak Xposed mengalami ke-tidak-kompatibel-an dengan OS Lollipop di awal kemunculannya. Dikarenakan mulai digunakannya ART sebagai pengganti Dalvik. Dan juga adanya sistem operasi 64 bit yang mulai diperkenalkan di OS Kitkat untuk mengakomodasi Cipset dengan CPU 64bit.

Seperti yang kita tahu, Xposed Framework mempermudah pengguna untuk melakukan modifikasi system tanpa harus mengetahui secara mendalam OS Android. Inilah yang akhirnya membuat pengguna awam yang sudah dimudahkan dengan aplikasi rooting menjadi kecanduan Xposed. Yang pada akhirnya mereka pun dibuat bingung dengan masalah SDK dan Arsitektur ini disebabkan ketidak tahuan tentang apa itu SDK dan Arsitektur.

Baca: penjelaaan Mengenai SDK dan Arsitektur OS Android

Meskipun bagi para pengembang dan pengguna Android veteran (berpengalaman sejak jaman Android masih 'bulukan') bisa menetukan dengan caranya sendiri (baca: melihat build.prop, file library dan lainnya). Namun ada cara paling mudah menentukan SDK (API level) dan Arsitektur yang dipakai OS Android.

Cara Menentukan SDK dan Arsitektur dengan CPU-Z


Caranya? Install saja aplikasi CPU-Z.
Aplikasi ini sebenarnya tak hanya mampu mendeteksi SDK atau Arsitektur yang dipakai. Namun tool ini lebih ditujukan untuk memberikan "hampir semua informasi" dari smartphone Android, meskipun tanpa akses root sekalipun.

Lalu bagaimana membaca informasi yang ditampilkan CPU-Z? Ya, informasi yang diberikan yang perlu anda perhatikan adalah di menu (tabel) paling depan dan menu ketiga.

cpu-z hardwarecpu-z software
Informasi Arsitektur bisa anda lihat pada tabel Hardware di kolom Architecture. Sedangkan informaai SDK bisa anda lihat pada tabel System di kolom API Level. Di tabel System anda juga bisa memastikan Arsitektur OS apakah sama dengan Arsitektur cipset, terutama jika anda menggunakan Custom ROM.

Jika armv7 kebawah berarti OS 32bit dam armv8 berarti OS 64bit.
Did you know?
Aplikasi CPU-Z sebelnya sudah sangat populer di kalangan pengguma komputer desktop (PC) dan Notebook (Laptop) sebagi tool untuk mendeteksi hardware dan informasi OS Windows
Bagaimana? Sudah tahu SDK dan Asitektur OS Android yang dipakai Smartphone anda? Masih belum mudeng juga? Tanyakan di kolom komentar dengan informasi yang anda dapatkan di tabel Hardware dan System seperti yang anda lihat di screenshot di atas.

2 komentar

Punya ku kok arcch64 karnel architectur nya. . Berarti berapa bit gan? ?

Tinggalkan komentar dan ikutan mejeng di Recent Comments.
- Komentar dimoderasi untuk mencegah komentar spam dan double post. Jadi komentar tidak akan langsung muncul.
- Daftarkan nama di profil blogger agar tidak tampil Unknown.
- Jangan pernah menuliskan no. HP maupun e-mail, komentar akan dihapus/tidak di publikasikan demi keamanan anda sendiri.
- Lihat halaman kontak untuk berkomunikasi secara intens dengan penulis artikel.
Kamus EmoticonSembunyikan