2016/08/14

Cara Install Xposed Framework untuk Samsung Stock [TouchWiz UI]

Cara Install Xposed Framework untuk Samsung Stock [TouchWiz UI] - Akhirnya berkesempatan juga untuk menulis artikel khusus cara memasang Xposed Framework untuk Samsung Devices yang masih menggunakan Stock ROM alias menggunakan TouchWiz UI. Seperti yang sudah anda ketahui, kebanyakan pengguna ponsel/tablet buatan Samsung yang ingin melakukan customasi melalui Xposed Framework hampir bisa dipastikan mengalami bootloop ketika menggunakan versi Official Xposed dari rovo89 baik Lollipop dan Marshmallow. Meskipun untuk versi terbaru saat saya menulis artikel ini ini (v86) sudah mengalami peningkatan dan perbaikan serta mulai mendukung customized user interface (UI) seperti MIUI dari Xiaomi atau Touchwiz UI dari Samsung (dan mungkin Color OS dari Oppo), tetap saja PASTI akan ada masalah mengingat penggunaan sub-class yang berbeda dan masalah lainnya. Samsung sendiri membuat banyak sekali perubahan dan modifikasi dalam Android Runtime (ART) tanpa memberikan sumber kodenya.

Xposed-Framework-Samsung-LL-MM.png
Untuk saat ini, yang benar-benar mendapatkan dukungan dari developer ganteng di luaran sana (baca: XDA forum) baru TouchWiz UI dan MIUI saja mengingat basis pengguna dan komunitas pengguna dua pabrikan ini sangat besar. Dan artikel ini husus untuk Xposed Framework Samsung Devices baik TouchWiz UI berdasarkan OS Android Lollipop maupun Marshmallow. Apakah Xposed untuk Samsung ini support untuk Odexed Stock ROM? Tentu saja, kecuali untuk TouchWiz Lollipop 5.0.

Xposed Framework Samsung Devices, pada dasarnya merupakan hasil modifikasi dari Xposed Framework Official yang dikerjakan secara keroyokan dan kontributro paling penting di sini menurut saya adalah Wanam tanpa mengecilkan peran member XDA developer lain (lihat bag. credit)yang ikut berkontribusi.

Menentukan SDK (API Level) dan Arsitektur Kernel


Sebelum melakukan instalasi Xposed Framework, anda perlu untuk menentukan file yang tepat sesuai dengan versi OS Android, SDK dan Arsitektur Kernel yang dipakai ROM/Firmware di ponsel Samsung anda saat ini. Mudahnya anda bisa menggunakan aplikasi CPU-Z atau Droid Info bisa dibaca di sini.

Setelah mengetahui berapa SDK (API Level) yang digunakan dan arsitektur apa yang dipakai anda bisa mendownload file Xposed Franework (zip) dan Xposed Installer (apk) berikut:

Update Xposed v86.1 mengikuti update Xposed Framework untuk Marshmallow

Xposed Installer

Xposed Custom Build oleh Wanam
Lollipop 5.1 (SDK 22) ARM (32bit)

AFH == GDrive

Lollipop 5.1 (SDK 22) ARM64 (64bit)

AFH == GDrive

Lollipop 6.0 (SDK 23) ARM (32bit)

v86.1

AFH

V86

AFH == GDrive

Marshmallow 6.0 (SDK 23) ARM64 (64bit)

v86.1

AFH

V86

AFH == GDrive

Xposed Custom Build oleh arter97
Lollipop 5.0 (SDK 21) ARM (32bit)

Exynos

Exynos Conqurent

Snapdragon

Snapdragon Conqurent

Xposed Un-installer

AFH

1. Xposed Custom Build oleh Wanam hanya tersedia untuk Lollipop 5.1 (SDK 22) dan Marshmallow 6.0 (SDK 23). Pilih Download dari AFH (Android File Host) atau GD (Google Drive).
2. Untuk Lolipop 5.0 (SDK 21) bisa menggunakan Custom Build oleh arter97 yang sesuai cipset (exynos atau snapdragon) dengan syarat harus melakukan deodex terlebih dahulu jika Stock ROM masih menggunakan ROM Odexed. Pilihan download hanya dari XDA-Attachment

Langkah Instalasi Xposed Framework

Proses instalasi menggunakan Custom Recovery, jadi silahkan pasang CWM/TWRP terlebih dahulu. Rekomendasi saya menggunakan TWRP. Dan tentu saja ponsel dalam kondisi root.

Letakkan file *.zip (Xposed Framework) yang sudah anda download ke dalam memori ponsel, baik internal maupun external (sdcard) dan pasang aplikasi Xposed Installer ke ponsel samsung anda.

Matikan ponsel dan boot (nyalakan) ke mode recovery (TWRP mode). Biasanya dengan cara menekan tombol [Power] + [Home] + [Vol Up] bisa masuk mode recovery. Tetapi ada juga beberapa tipe yang menggunakan tombol kombinasi lain.

Setelah berada dalam TWRP mode, pilih menu Install dan pilih lokasi lokasi penyimpanan [Choose storage] kemudian arahkan ke lokasi dimana anda meletakkan file xposed-*.zip.

Pilih file xposed-*.zip, dan swipe (geser) bar ke arah kanan untuk mengkonfirmasi pemasangan.

Tunggu hingga selesai (Done), pilih wipe ART/dalvik-cache dan reboot.

Seharusnya ponsel Samsung anda sudah terpasang Xposed Framework dengan baik. Silahkan dengan membuka aplikasi Xposed Installer setelah masuk System dan memeilih menu Framework.

Cuma mengingatkan saja, jangan buru-buru bilang bootloop. Sebab anda melakukan Wipe ART/Dalvik-cache, sehingga OS perlu membangun ulang ART/Dalvik-cache dari aplikasi yang terpasang di ponsel anda. Senakin banyak aplikasi, semakin jengkengen (pegel-linu) anda ngenteni (menunggu).

Terlepas dari itu, jika ternyata setelah memasang Xposed Framework untuk Samsung terjadi bootloop (boot berulang) atau bootstuck alias mandeg di logo samsung. Silahkan matikan paksa dan boot ke mode recovery lagi kemudian gunakan file Xposed Uninstaller.

Xposed for Samsung Devices maintaineed by Wanam
All credits go to rovo89 for his amazing work on xposed framework
Thanks to _riddle for his work on oat2dex
Thanks to romracer, arter97, clark44, insty, svadev, jthrasher47 and imfaraz for making it possible to port Xposed to Samsung devices.
Without these people, this would not have been possible at all.

This site and the post author (Me) take no credits for all of this work!! I just explain in more delicated reading for Indonesian peoples.

Semoga membantu anda yang berusaha sekuat tenaga menyuntik Stock ROM Samsung dengan Xposed Framework. Happy Customizing a.k.a Met Oprek gan.

2 komentar

Misi gan , masih belum aktive2 juga ni Xposed ane dari kemaren2 .

Untuk SDK22 ARMv7l itu berapa bit ya gan ?
Puyeng ni gan , siang malam nyobain terus kagak aktive2 juga ni Xposed nya .
Di swipe SDK22 nya malah error trus

Mohon info nya lagi gan , thank!!!

armv7* 32 bit, armv8* 64 bit.

Cek di /system/app/[folder-aplikasi]/lib/arm/. Kalau di situ ada file [nama-app].odex berarti rom odex.

Coba diskusikan dengan member group diskusi ponsel agan.

Tinggalkan komentar dan ikutan mejeng di Recent Comments.
- Komentar dimoderasi untuk mencegah komentar spam dan double post. Jadi komentar tidak akan langsung muncul.
- Daftarkan nama di profil blogger agar tidak tampil Unknown.
- Jangan pernah menuliskan no. HP maupun e-mail, komentar akan dihapus/tidak di publikasikan demi keamanan anda sendiri.
- Lihat halaman kontak untuk berkomunikasi secara intens dengan penulis artikel.
Kamus EmoticonSembunyikan