2015/11/16

Mengatasi Bootloop Setelah Melakukan Rooting

Mengatasi Bootloop Setelah Melakukan Rooting - Kali ini bukan tutorial rooting yang saya tuliskan. Tetapi semacam penjelasan mengenai beberapa kasus bootloop yang saya jumpai pada saat melakukan root pada beberapa device terutama Kitkat dan Lollipop. Dan dalam artikel ini yang saya paki sebagi contoh kasus adalah Andromax C3 (AD6B1H) dan OPPO Find7 (find7s, X9067).
bootlop after root?
Pada awalnya, saya tidak punya bayangan apapun saat akan melakukan root Andromax C3 menggunakan Kingroot. Seperti biasa, setelah mengaktifkan USB debugging, langsung hajar dengan aplikasi Kingroot dan butuh waktu sekitar 5 menit (atau lebih, pokoknya lumayan lama) dan berhasil. Tetapi beberapa detik kemudian ponsel reboot sendiri dan layar jadi agak "mblerek" (apa ya Bahasa Indonesia-nya) memutih dan layar seperti main mata dengan saya (kedip-kedip gitu) kemudian mati.

Saya coba nyalakan berkali-kali tetap seperti itu.

Tinggalkan dulu Andromax-nya. Sebelumnya, saya juga punya kasus boot stuck dan selalu masuk mode fastboot sendiri, tetapi kali ini adalah OPPO find7 (yang X9067) atau lebih tepatnya find7s. Kasus ini terjadi setelah memasang Custom ROM CM 12.1 Nightly oleh pemiliknya dan diserahkan pada saya, dengan harapan bisa mengembalikan ke ROM bawaan.

Mudah saja saya pikir. Dalam keadaan fastboot saya flash stock recovery, eh gagal. Pesannya ada kata-kata "not complete or unsigned". Saya coba flash ke partisi boot juga sama. Setelah beberapa saat, saya ingat dengan device merek Sony (xPeria) yang mengharuskan terlebih dulu.

Tanpa banyak cingcong, langsung ketik
"fastboot oem unlock" dan recovery bisa di flash dengan anggun. Proses pengembalian stock rom OPPO find7 pun berlanjut seperti biasa.

Kembali ke ponsel murah sejuta umat Andromax. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, saya berasumsi bahwa mungki ponsel-ponsel terbaru ini juga mesti "digituin" juga baru bebas mau diapakan.

Langsung eksekusi unlock bootloader. Dan ponsel Andromax yang mbandel saat di root pun luluh dan bisa boot dengan normal. Tanpa harus flash ulang.

Dari sini, mungkin cara ini bisa di ponsel-ponsel Andromax tipe lain yang bandel saat akan di root. Semisal Andromax R atau beberapa device baru lainnya dengan chipset quallcomm.

Happy rooting buat pengguna setengah master, semoga ponsel anda sehat dan tidak sering-sering bootloop.

Semoga bermanfaat dan meng-inpirasi para pembuat tutorial rooting yang berkunjung ke KnoAcc Blog.

Tinggalkan komentar dan ikutan mejeng di Recent Comments.
- Komentar dimoderasi untuk mencegah komentar spam dan double post. Jadi komentar tidak akan langsung muncul.
- Daftarkan nama di profil blogger agar tidak tampil Unknown.
- Jangan pernah menuliskan no. HP maupun e-mail, komentar akan dihapus/tidak di publikasikan demi keamanan anda sendiri.
- Lihat halaman kontak untuk berkomunikasi secara intens dengan penulis artikel.
Kamus EmoticonSembunyikan