2015/09/16

Fakta atau Mitos, Beras Bisa Selamatkan Ponsel Kecemplung Air?

Fakta atau Mitos, Beras Bisa Selamatkan Ponsel Kecemplung Air? -

If your phone get wet, put it in a bag of rice. At night, the rice will attract Asians who can fix your electronics for you.
Pernahkah Anda tak sengaja menjatuhkan ponsel ke genangan air atau ke bak mandi?

Saat hal seperti itu terjadi biasanya Anda akan segera mengambil ponsel tersebut. Tentu saja dalam keadaan yang sudah basah kuyup, mati total dan entah mesti diapakan.
Fakta atau Mitos, Beras bisa selamatkan ponsel basah
Saran yang kemudian sering diajukan adalah, "Tutupi ponsel dengan beras". Ya, mulai dari orang tua atau teman sejawat, umumnya akan menyarankan hal serupa, termasuk saya. Seolah beras memiliki keajaiban untuk membuat gadget mati itu kembali hidup.

Saran tersebut, tak sepenuhnya salah. Tapi pertanyaan yang kemudian muncul adalah, benarkah beras bisa menyelesaikan masalah ponsel yang basah kuyup itu?

Trik ini bukan hal baru. Bahkan memasukkan gadget basah ke dalam beras sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

Pada 1996, Earl Proulx dari majalah Yankee menulis perihal beras ini dalam rubrik "Make It Last: Over 1.000 Ingenious Ways to Extend the Life of Everything You Own".

"Jika Anda membawa kamera ke daerah yang hangat dan bercuaca lembab, gunakan silica gel atau beras dalam kantong tembus udara sebagai pelindung dari jamur dan karat," tulisnya.

Lebih jauh lagi, pada majalah Popular Photography edisi 1946 dimuat artikel sejenis. Kali ini disebutkan bahwa untuk menjaga level kelembaban film, simpan bersama silica gel atau bisa juga menggunakan teh, kertas coklat, dan beras.

Benar, di Asia cara ini populer, karena keterbatasan sumberdaya masyarakatnya di masa lalu. Dan beras adalah satu-satunya yang bisa mereka dapat dengan mudah dan bisa di jumpai di setiap rumah. Lucunya, dalam sebuah quotations orang bule yang sarkastis membuat quotations seolah salah orang Asia, padahal ide mencelup beras ini tersebar di media populer mereka sendiri.

Sementara itu pada 2014, Gazelle.com menguji mitos ini dan membuktikannya salah. Beras ternyata tidak cukup handal dalam hal menyerap kelembaban. Kemampuannya jauh lebih buruk bila dibanding dengan oatmeal dan nasi instan.

Can rice actually save your wet phone?

Seorang jurnalis The Verge, yang kebetulan menjatuhkan ponsel miliknya ke dasar danau, kemudian mencoba membuktikannya. Ponsel yang tercebur ke danau dan mati itu dimasukkan ke dalam box beras.

Dan seperti pengalaman The Verge, dalam postingan Selasa (15/9/2015), hasil percobaan membuktikan trik itu keliru.

Ponsel yang sempat tengelam di dasar danau itu memang hidup lagi, setidaknya untuk beberapa waktu. Tapi setelah beberapa pekan berjalan, ponsel tersebut kembali bermasalah dan kehilangan sinyal.

Dia pun membawanya ke service center. Petugas service center yang mengurus hal itu pun kebingungan, hingga akhirnya dia bertanya, "Apakah Anda menjatuhkan ponsel ke dalam air?"

Kesimpulannya, beras adalah salah satu cara yang paling cepat untuk masalah mendesak dan butuh penanganan cepat kecuali anda mempunyai stock silica gel atau bahan lain yang lebih efektif dalam mengurangi kelembaban. Namun, tips dengan beras hanya bisa menyelamatkan ponsel hanya jika ponsel yang tercebur ke dalam air belum mengalami korsleting atau kerusakan di rangkaian elektronik-nya.

Tinggalkan komentar dan ikutan mejeng di Recent Comments.
- Komentar dimoderasi untuk mencegah komentar spam dan double post. Jadi komentar tidak akan langsung muncul.
- Daftarkan nama di profil blogger agar tidak tampil Unknown.
- Jangan pernah menuliskan no. HP maupun e-mail, komentar akan dihapus/tidak di publikasikan demi keamanan anda sendiri.
- Lihat halaman kontak untuk berkomunikasi secara intens dengan penulis artikel.
Kamus EmoticonSembunyikan