2014/01/09

Apa Saja yang Perlu di-Cek Ketika Membeli Laptop Bekas

Apa Saja yang Perlu di-Cek Ketika Membeli Laptop Bekas - Apa saja yang perlu di cek ketika membeli laptop bekas? Apa saja yang harus diperhatikan? Itu yang pasti jadi pertanyaan anda saat akan membeli laptop bekas. Jangan tergiur dengan harga yang murah, cek dulu dengan teliti.

Tips Membeli Laptop Bekas

Berikut saya berikan beberapa tips dalam membeli laptop bekas untuk anda. Dan tidak hanya tips yang saya berikan, tetapi juga dengan software yang bisa membantu anda mengecek kondisi laptop bekas yang akan anda beli. simak tips-tips berikut:

Cek fisik laptop secara keseluruhan

Lihat kondisi laptopnya, apakah ada lecet-lecet yang parah, bekas terbanting atau jatuh. Untuk kondisi laptop second, memang lumrah kalau ada bekas-bekas goresan. Tetapi anda perlu selektif juga ketika ternyata (misalnya) ada cacat bekas terbentur di pojokan laptop.

Periksa juga kondisi mur dan sekrup di bagian bawah, apakah ada sepeti cacat bekas obeng. Karena bisa dipastikan sudah pernah dibongkar, tanyakan apakah sudah pernah ganti hardware. Cek di pinggiran laptop juga apakah ada bekas congkelan juga.

Cek Kondisi Monitor (LCD)

Periksa, apakah ada dead pixel atau tidak. Untuk membantu anda dalam memeriksa kondisi LCD, gunakan software monitor test untuk membantu anda dalam menge-cek ada tidak-nya dot/dead pixel (titik hitam yang menandakan cairan LCD sudah mengeras/mati). Karena kalau mengganti LCD juga lumayan mahal lho..

Cek Speaker Laptop

Test kualitas speaker dengan memainkan sebuah lagu dengan volume maximal, perhatikan apakah speaker kiri dan kanan berfungsi dengan baik. Apakah suara-nya "normal".

Cek Tombol-tombol Keyboard

Pastikan semua tombol berfungsi dengan baik. Anda bisa menggunakan software keyboard test sebagai alat bantu.

Cek Kondisi Baterai Laptop

Untuk mengetes daya tahan batera, anda bisa menggunakan software battery monitor sebagai alat bantu test kualitas baterai laptop yang akan anda beli. Software baterai test ini untuk mengetahui wear levelnya. Saran saya, sebaiknya pertimbangkan lagi jika wear level mencapai 50%. Harga baterai original kan mahal.. :)

Cek Optical Drive

Persiapkan keping CD dan DVD untuk test apakah bisa membaca dengan baik. Jika perlu bawa CD/DVD Kosong untuk mencoba membakar file ke CD/DVD, dan lihat apakah hasilnya bagus atau tidak.

Cek Kondisi Peripheral Lainnya

Lihat fitur laptop bekas sesuai yang tercantum di lembaran spesifikasi. Cek fungsi-funsi seperti bluetooth, webcam, touchpad, dan wifi jika memang laptop bekas yang akan anda beli mempunyai fitur-fitur itu.

Tanyakan juga pada penjual laptop bekas, apa saja kelengkapany yang masih ada.

Lakukan Stress Test

Terakhir, paksa kinerja laptop bekas tersebut, minimum 1 jam untuk mengetaui apakah ada masalah dengan VGA dan overheat. Sebagai alat bantu, anda bisa menggunakan passmark burnt in test atau furmark. Lakukan dengan santai sembari ngobrol dengan si pemilik laptop/penjual laptop bekas tersebut.

Intinya, lakukan dengan santai dan tidak terburu-buru. Sesuaikan juga spesifikasi laptop dengan kebutuhan anda. Kalau ada dana lebih, sebaiknya beli baru dan langsung membeli layanan extended warranty (misalnya: perpanjangan masa garansi dari 1 tahun menjadi 3 tahun). Dan setelah 3 tahun? Jual lagi, karena notebook/laptop memiliki masa discountinue dimana umumnya setelah 3 tahun sparepart tidak lagi tersedia. Bahkan dari service resminya sendiri pun kadang sudah tidak ada.


Cek Ketika Membeli Laptop Bekas

1 komentar

This comment has been removed by a blog administrator.

Tinggalkan komentar dan ikutan mejeng di Recent Comments.
- Komentar dimoderasi untuk mencegah komentar spam dan double post. Jadi komentar tidak akan langsung muncul.
- Daftarkan nama di profil blogger agar tidak tampil Unknown.
- Jangan pernah menuliskan no. HP maupun e-mail, komentar akan dihapus/tidak di publikasikan demi keamanan anda sendiri.
- Lihat halaman kontak untuk berkomunikasi secara intens dengan penulis artikel.
Kamus EmoticonSembunyikan