2013/07/04

SERP Google? Pagerank Mulai Tersisih, Domain Authority Mulai Terpilih

SERP Google? Pagerank Mulai Tersisih, Domain Authority Mulai Terpilih -

Haruskah Pagerank masih kita jadikan patokan utama untuk mengukur kualitas dalam Sistem Peringkat Situs atau Blog?
Seperti yang kita ketahui, Google tak henti-hentinya memperbarui dan meningkatkan algoritma dalam me-ranking sebuah situs atau blog, dan merahasiakan bagaimana cara kerjanya. Kita harus puas dengan berbagai spekulasi dan teknik-teknik yang kita miliki untuk meningkatkan SERP, dan banyak yang bergantung pada PageRank.

Secara bertahap, kita pun semakin terjebak menjadi penulis artikel yang buruk dan menyebalkan dengan mengulang kata-kata kunci di halaman web yang tak terhitung jumlahnya demi sebuah "PageRank". Dan juga menghabiskan banyak waktu untuk mencari backlink dari situs yang ber-PR tinggi. Saya melihat hal semacam ini di sebagian besar web dan blog yang saya kunjungi.

Tidak masalah sih, kalau itu menjadi sesuatu yang bermakna, maksud saya: jika pagerank memang benar-benar berarti segalanya (berkaitan dengan SERP).

Saya tidak ingin mengecewakan puluhan ribu webmaster yang mengingini PR mereka seperti "intan" sejuta karat (ma'af ya, saya tidak tahu ukuran karat yang benar), tetapi sejujurnya, masalahnya adalah bahwa PR (sebagai sistem peringkat) mulai ditingalkan dan digantikan oleh peringkat milik SEOmoz: Domain Authority.

Sistem Pemeringkatan Domain Authority dan Pagerank.


Oke, mari kita bahas terlebih dulu bagaimana sistem pemeringkatan Domain Authority dan Pagerank secara singkat.

PageRank


PageRank, atau PR adalah sistem peringkat dengan rentang 0-10 yang digunakan untuk menunjukkan tingkat kepercayaan atau popularitas halaman yang didasarkan pada jumlah dan nilai dari link yang menunjuk sebuah situs. Ini berarti bahwa halaman dari situs dengan PR lebih tinggi, katakanlah, PR 6, akan mempunyai nilai otoritas lebih tinggi dari sebuah halaman dengan PR 2 meskipun kualitas kontennya mungkin tak sebaik yang PR 2. PR hanya merupakan produk raksasa pencarian Google dan hanya salah satu dari lebih dari 200 faktor yang menentukan peringkat dalam dunia mesin pencarian. Ingat ya, BUKAN SATU-SATUNYA!

Domain Authority


Domain Authority adalah perinkat yang dikembangkan oleh SEOmoz yang mencoba untuk mengukur (rasanya Anda bisa menebaknya..) otoritas sebuah domain daripada menekankan pada sebuah halaman individual dalam sebuah domain, dan akan mencoba untuk memberikan penilain atau peringkat seberapa kuat domain tersebut. Domain Authiority (DA) diukur menggunakan skala 0 sampai 100, yang berarti bahwa peningkatan beberapa situs DA 50-60 jauh lebih sulit daripada melompat dari 10 sampai 20. Seperti yang dipaparkan di halaman Domain Authority SEOmoz, DA mencoba untuk menjawab pertanyaan tentang seberapa kuat sebuah halaman situs situs dapat membantu untuk meningkatkan peringkat dalam permintaan di SERP Google.

SERP Search Engine Results Page Google


Sekarang, kita lihat pengaruhnya dalam SERP Google.

Mengapa menggunakan Pagerank, layak tersisihkan?


Ketika PageRank diperkenalkan di akhir tahun 90an, PR menjadi faktor peringkat utama bagi Google. Sekitar awal 2000-an (dan berlanjut sampai sekarang), PR sangat ditargetkan oleh SEO dan dijadikan patokan untuk menilai sebuah situs atau blog, entah relevansi-nya, spam atau bukan, kualitas, yang diantara itu semua, tidak ada yang benar-benar ri-il asal Anda bisa mendapatkan link pada situs atau blog sengan pagerank yang tinggi, situs atau blog anda bisa juga punya PR tinggi. Sebagai contoh saja, jika Anda bisa mendapatkan link dari sebuah situs atau blog ber-PR 8, situs atau blog Anda ikut kecipratan Pagerank yang tinggi, PR Anda akan melompat drastis.

Dan karena ini pula-lah yang menjadikan Pagerank sebagai pengukur SEO yang bernilai, hingga akhirnya manjadi "kecanduan PR". Sementara Google masih menggunakan tingkat PageRank sebagai tolok ukur dalam peringkat pencarian, algoritma pencarian semakin berkembang dan menyempurnakan diri (misalnya, munculnya algoritma google panda) dengan cepat sejak sistem PR dapat secara drastis mempengaruhi sistem pe-ranking-an sebuah situs atau blog. Dengan perkembangan ini, maka alat ukur yang kita gunakan untuk mengukur situs atau blog pun terpengaruh, tidak hanya bergantung dengan PR.

Evaluasi Situs atau Blog secara menyeluruh, Domain Authority terpilih.


PageRank memang bagus untuk melihat gambaran singkat tentang bagaimana sebuah situs atau blog mendapatkan link, tapi rasanya cukup sampai di situ saja. Di sisi lain, Domain Authority menggambarkan kinerja dan kualitas SEO keseluruhan dari situs atau blog secara lebih luas. Saya sering mendapati situs atau blog yang menampilkan konten yang lemah, layout miskin, dan situs spam tetapi mereka masih dapat memiliki nilai PR yang layak di kisaran 4-6, dan jika saya berada d tahun 2000-an, saya akan mencoba untuk mendapatkan link onsite saya di situs itu. Tapi kemudian saya coba mengecek dengan Domain Authority dan saya lihat bahwa situs tersebut hanya di kisaran 10-30. Segera ini menunjukkan bahwa situs atau blog tersebut entah bagaimana mempengaruhi alat PR untuk menampilkan baik citra miring, atau mereka sedang terlibat dalam skema membangun link secara "blackhat" alias curang. Dan jangan heran jika situs-situs tersebut dikenakan sanksi atau di-blacklist pada suatu saat dan hasilnya: hilang dari SERP Google dengan singkat.

Sejak DA menunjukkan bagaimana sebuah situs mempunyai peringkat yang bagus dalam SERPs Google, setidaknya membuat saya berpaling dari sistem penugukuran PR yang "terlalu simpel". Anggap saja seperti ini: Membandingkan PR dan DA adalah lebih seperti membandingkan satu kilo daging dan sebuah resep membuat gulai. Mungkin "Daging" memang enak, tetapi rasanya akan lebih baik jika sudah jadi Gulai.

Jangan sampai terjebak dalam PageRank, ini alasannya.


Ketika Anda berfokus pada PR sebagai alat ukur utama, anda akan membatasi diri dengan mengabaikan sebagian besar situs atau blog yang relevan (yang akan menjadi tempat yang bagus untuk "menitipkan" sebuah link) karena situs tersebut tidak memiliki PR tinggi. Dan Anda akan membatasi efektivitas jangka panjang mereka dengan menargetkan situs atau blog lain yang jauh dari bidang bahasan atau topik situs atau blog sendiri hanya karena situs atau blog tersebut memiliki PR yang tinggi.

Banyak Webmaster atau Blogger yang membatasi diri ketika mereka mencoba untuk mebingkatkan PR mereka karena mereka kehilangan fokus dari satu aspek penting dari situs atau blog mereka. Pembaca, pelanggan, atau pengunjung tidak peduli apa itu PR - mereka hanya ingin pelayanan yang baik dan konten situs atau blog yang baik, dan tidak memperdulikan tingkat bouncing, kepadatan kata kunci, anchor text, dan sejumlah faktor PR lainnya. Akhirnya, Webmaster dan Blogger terkungkung dalam tempurung PageRank, hanya berfokus pada bagaimana sebuah backlink disa datang dari situs atau blog ber PR tinggi. Fokus situs atau blog pun beralih dari demi pengunjung menjadi budak PR yang bukanlah hal yang (menurut saya dan banyak pembaca yang lain) baik.

Domain Authority adalah perinkat yang dikembangkan oleh SEOmoz yang lebih layak digunakan daripada hanya menggunakan PageRank saja

Saya tidak mengatakan Anda harus membuang dan mengabaikan PageRank sepenuhnya, tetapi, hanya agar Anda tidak menggunakannya sebagai alat ukur utama. Sangat riskan jika hanya menggunakan hanya satu metrik, tetapi jika Anda mau, Domain Authority bisa menjadi pilihan yang aman. Domain Authority memiliki banyak variabel dan faktor untuk menentukan peringkat sebuah situs atau blog, yang tidak sesimpel PageRank. [coba cek SEO: pinger]

Note: Artikel ini hasil adaptasi dari halaman berbahasa inggris, yang saya simpan di dalam notepad. Saya sudah lupa dapat dari mana.

2 komentar

bagaimana mas bro cara mengetahui blog atau situs yg berAuthority bagus,..
trus caranya biar blog mempunyai Authority bagus, Trima kasih

Intermezo:
Pertanyaan bro Hidayat diatas ini butuh 2 artkel lain yang panjangnya sama dengan artikel ini. Masalanya, Bro Phate Holloway sekarang konsentrasi menulis artikel tentang android. >.<

DA mempunyai skala sendiri, hampir sama dengan skala yang di pakai PR. hanya saja, nilai rankingnya yang berbeda, PR memakai sekala 1 sampai 10 sedang Domain Authority menggunakan skala 0 - 100, dan sistem penilaian yang berbeda. Seperti dijelaskan dalam artikel di atas.
Singkatnya, masbro hidayat bisa join/login dulu di SEOMOZ. disana juga ada forum sesama pengguna DA dan banyak artikel dan tips menarik tentang optimasi untuk meningkatkan Level Domain Authority yang di buat oleh sesama pengguna.

Tinggalkan komentar dan ikutan mejeng di Recent Comments.
- Komentar dimoderasi untuk mencegah komentar spam dan double post. Jadi komentar tidak akan langsung muncul.
- Daftarkan nama di profil blogger agar tidak tampil Unknown.
- Jangan pernah menuliskan no. HP maupun e-mail, komentar akan dihapus/tidak di publikasikan demi keamanan anda sendiri.
- Lihat halaman kontak untuk berkomunikasi secara intens dengan penulis artikel.
Kamus EmoticonSembunyikan